Simak Kinerja Moncer Kalbe Farma (KLBF) di Tahun 2022



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) mengumumkan penjualan bersih mencapai Rp 28,93 triliun di tahun 2022. Capaian ini meningkat 10,2% secara year on year (YoY) dibandingkan tahun 2021 yang senilai Rp 26,26 triliun.

Sementara itu, laba bersih Kalbe Farma tercatat mencapai Rp 3,38 triliun, yang juga terkerek 6,2% dari posisi tahun 2021 yang senilai Rp 3,18 triliun.

Berdasarkan keterbukaan informasi pada Selasa (11/4), dijelaskan bahwa Kalbe Farma terus menerapkan strategi untuk menjaga pertumbuhan dan keberlanjutan bisnisnya di tengah tantangan kondisi makro ekonomi global selama tahun lalu.


"Kalbe Farma senantiasa memperhatikan pentingnya pengelolaan rantai pasok, mengelola kenaikan biaya bahan baku dengan kebijakan kenaikan harga, mengelola portofolio produk, dan menjaga efisiensi biaya operasional," ungkap Manajemen KLBF dalam keterangan resminya.

Perseroan juga mempertahankan likuiditas keuangan yang kuat untuk mengelola modal kerja dan melakukan ekspansi. Kalbe terus berfokus melakukan inovasi produk dan layanan agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Baca Juga: Kalbe Farma (KLBF) Incar Pertumbuhan Penjualan hingga 15% Tahun Ini

Beberapa inovasi yang dijalankan KLBF antara lain, dengan meningkatkan kontribusi produk dalam program Jaminan Kesehatan Nasional, meluncurkan  produk kesehatan preventif dan herbal, menawarkan produk nutrisi yang lebih terjangkau serta memperluas ekosistem layanan kesehatan.

"Untuk memperluas jangkauan distribusi, Kalbe Farma menghadirkan platform B2B – EMOS & MOSTRANS melalui divisi distribusi dan logistik," sebut Manajemen KLBF.

Dari segi pertumbuhan dan kontribusi per divisi, pada tahun 2022 divisi Produ Kesehatan meraih peningkatan penjualan sebesar 14,6% dibandingkan dengan tahun 2021 menjadi Rp 4,15 triliun dengan kontribusi sebesar 14,4% terhadap total penjualan bersih.

Divisi Distribusi & Logistik meraih peningkatan penjualan bersih sebesar 10,8% menjadi Rp 10,80 triliun, dari Rp 9,75 triliun di tahun 2021, serta menyumbang 37,3% terhadap total penjualan bersih Kalbe Farma.

 
KLBF Chart by TradingView

Sementara Divisi Nutrisi membukukan penjualan bersih sebesar Rp 7,83 triliun (tumbuh 9,3%) dan menyumbang 27,1% dari total penjualan bersih Kalbe di tahun 2022. Kemudian ada Divisi Obat Resep membukukan peningkatan penjualan sebesar 7,5% menjadi Rp 6,14 triliun serta menyumbang 21,3% dari total penjualan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari