KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para akademisi mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat Karantina Indonesia dengan membentuk Badan Karantina Indonesia (Barantin). Lembaga baru hasil leburan dari badan karantina yang dimiliki tiga Kementerian diharapkan bisa memberikan layanan publik yang lebih baik setelah berada dibawah komando langsung presiden. Melalui Perpres Nomor 45 Tahun 2023, Badan Karantina Hewan & Tumbuhan yang ada di Kementerian Pertanian, Badan Karantina Ikan di Kementerian Kelautan Perikanan, serta Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan resmi dilebur jadi Barantin. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Ir.Jaka Widada menilai pembentukan Barantin sudah tepat karena peran karantina sangat strategis. Ia menyebut, banyak negara telah melakukan penguatan-penguatan karantina sebagai lembaga teknis di wilayah border seperti di AS dengan Custom Border Protection (CBP), China dengan General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC).
Simak Peran Vital Barantin Sebagai Lembaga Teknis Menurut Akademisi UGM
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para akademisi mengapresiasi langkah yang dilakukan pemerintah untuk memperkuat Karantina Indonesia dengan membentuk Badan Karantina Indonesia (Barantin). Lembaga baru hasil leburan dari badan karantina yang dimiliki tiga Kementerian diharapkan bisa memberikan layanan publik yang lebih baik setelah berada dibawah komando langsung presiden. Melalui Perpres Nomor 45 Tahun 2023, Badan Karantina Hewan & Tumbuhan yang ada di Kementerian Pertanian, Badan Karantina Ikan di Kementerian Kelautan Perikanan, serta Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan resmi dilebur jadi Barantin. Dekan Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada, Ir.Jaka Widada menilai pembentukan Barantin sudah tepat karena peran karantina sangat strategis. Ia menyebut, banyak negara telah melakukan penguatan-penguatan karantina sebagai lembaga teknis di wilayah border seperti di AS dengan Custom Border Protection (CBP), China dengan General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC).