JAKARTA. Perusahaan pembiayaan berusaha terus memahami kebutuhan nasabah dalam mengembangkan bisnisnya. PT Home Credit Indonesia melihat karakteristik masyarakat Indonesia cocok menjadi pasar empuk dalam mengerek pembiayaan. Jaroslav Gaisler, CEO PT Home Credit Indonesia mengatakan, portofolio pembiayaan Home Credit saat ini masih didominasi oleh pembiayaan elektronik meliputi handphone dan gadget lainnya sebesar 69% dari total portofolio. Sementara sisanya 31% merupakan pembiayaan alat-alat rumah tangga (home appliance) "Kebutuhan masyarakat terhadap gadget terbaru sangat tinggi. Hal ini mendorong pertumbuhan pembiayaan Home Credit hingga berkali-kali lipat," ujar Gaisler.
Simak portofolio pembiayaan Home Credit
JAKARTA. Perusahaan pembiayaan berusaha terus memahami kebutuhan nasabah dalam mengembangkan bisnisnya. PT Home Credit Indonesia melihat karakteristik masyarakat Indonesia cocok menjadi pasar empuk dalam mengerek pembiayaan. Jaroslav Gaisler, CEO PT Home Credit Indonesia mengatakan, portofolio pembiayaan Home Credit saat ini masih didominasi oleh pembiayaan elektronik meliputi handphone dan gadget lainnya sebesar 69% dari total portofolio. Sementara sisanya 31% merupakan pembiayaan alat-alat rumah tangga (home appliance) "Kebutuhan masyarakat terhadap gadget terbaru sangat tinggi. Hal ini mendorong pertumbuhan pembiayaan Home Credit hingga berkali-kali lipat," ujar Gaisler.