JAKARTA. Setelah menguat dalam empat hari perdagangan berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,7% pada akhir pekan lalu ke level 4.697,56. Penurunan indeks ini diikuti penjualan bersih asing hingga Rp 912,24 miliar. Volume perdagangan Jumat (19/2) mencapai 5,79 miliar saham, jauh lebih tinggi ketimbang volume perdagangan harian rata-rata 4,19 miliar saham. William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, mengatakan, tekanan atas indeks pada akhir pekan lalu berasal dari sektor perbankan yang merupakan motor penggerak indeks. Indeks sektor finansial merosot hingga 3,33% pada akhir pekan.
Simak prediksi perdagangan IHSG, Senin (22/2) ini
JAKARTA. Setelah menguat dalam empat hari perdagangan berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 1,7% pada akhir pekan lalu ke level 4.697,56. Penurunan indeks ini diikuti penjualan bersih asing hingga Rp 912,24 miliar. Volume perdagangan Jumat (19/2) mencapai 5,79 miliar saham, jauh lebih tinggi ketimbang volume perdagangan harian rata-rata 4,19 miliar saham. William Surya Wijaya, analis Asjaya Indosurya Securities, mengatakan, tekanan atas indeks pada akhir pekan lalu berasal dari sektor perbankan yang merupakan motor penggerak indeks. Indeks sektor finansial merosot hingga 3,33% pada akhir pekan.