Simak Profil Net Visi Media (NETV), Calon Emiten Baru di BEI



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Net Visi Media Tbk (NETV) dalam waktu dekat akan segera bergabung dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebelum melihat bergabungnya NETV, mari intip profil perusahaan calon emiten media di BEI tersebut.

Melantainya NETV di Bursa Efek, menyusul banyak emiten media yang telah terlebih dulu bergabung dalam pasar modal tanah air antara lain PT Surya Citra Media Tbk (SCMA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), PT Mahaka Media Tbk (ABBA), PT Visi Media Asia Tbk (VIVA), dan PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO).

Awal mula berdirinya Perseroan adalah pada tahun 2004. Kemudian pada tahun 2013 Perseroan bersama PT Industri Mitra Media (IMM) yang juga Perusahaan Anak Perseroan, mengakuisisi saham kepemilikan dari PT Televisi Anak Spacetoon (Spacetoon) sebesar 100%. Atas akuisisi kepemilikan saham tersebut, siaran Spacetoon di jaringan terrestrial berganti nama menjadi PT Net Mediatama Televisi (NMTV) atau dikenal dengan nama Net TV.


Baca Juga: NETV Bersiap Melantai di Bursa Efek, Tetapkan Harga Rp 196 per Saham

Kegiatan usaha utama NETV melalui Net Mediatama Televisi bergerak dalam bidang industri penyiaran televisi, media digital, dan pembuatan konten, serta manajemen artis.

Sejak tahun 2013, Perseroan dan perusahaan anak melakukan pengembangan digital platform melalui aplikasi, kanal YouTube, dan media sosial untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Selain itu, NETV turut mengembangkan digital platform antara lain ZULU (OTT Platform) , NET Citizen Journalist dan Net Connect.

Dalam menjalankan bisnisnya, NETV dan NMTV menargetkan segmen millennial-GenX dan middle-affluent market dan segmen pemirsa televisi wanita, keluarga dan anak-anak untuk memperoleh audience share terutama di daerah perkotaan seperti Jakarta.

“Saat ini, sekitar 98% dari konten Perusahaan Anak diproduksi in-house sehingga memiliki fleksibilitas mengontrol kualitas konten, beradaptasi dengan perubahan di pasar dan keleluasaan memaksimalkan penghasilan dari konten baik melalui FTA maupun platform digital,” ungkap NETV dalam prospektus final yang diterbitkan perusahaan pada Selasa (18/1).

Editor: Handoyo .