KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investor asing masih terus keluar dari pasar saham Indonesia. Berdasarkan data RTI, dalam sebulan ke belakang hingga Rabu (21/10), net sell asing di seluruh pasar adalah sebesar Rp 12,17 triliun, sementara akumulasi sepanjang 2020 mencapai Rp 53,03 triliun. Saham yang mencatatkan net sell asing terbesar sebulan terakhir adalah PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), yakni Rp 1,5 triliun. Disusul PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 948,3 miliar, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) 284,7 miliar, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) Rp 240,3 miliar, dan PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 228,9 miliar. Lalu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 223 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 187,4 miliar, PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 178,4 miliar, PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Rp 131,3 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 127,6 miliar.
Analis Pilarmas Investindo Sekuritas Okie Ardiastama mengatakan, 10 saham ini bertengger dalam foreign net sell terbesar karena kepemilikan asing pada saham-saham tersebut memang cukup mendominasi. Baca Juga: IHSG diprediksi flat, simak empat saham rekomendasi Samuel Sekuritas Sementara aksi jual investor asing yang melanda saham tersebut merupakan bagian dari pengelolaan portofolio investasi.