KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Senin (26/10/2026). IHSG turun 66,16 poin atau 1,22% ke level 5.373,09. Berdasarkan data perdagangan, sebanyak 520 saham ditutup melemah, sementara 161 saham menguat dan 112 saham stagnan. Di tengah tekanan pasar saham domestik, investor dapat mencermati pergerakan sejumlah saham berdasarkan analisis teknikal untuk menentukan strategi perdagangan.
Baca Juga: IHSG Ditutup Melemah 1,22% di Senin (26/10), Begini Proyeksi IHSG Dalam Sepekan Berikut rekomendasi teknikal saham PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) untuk perdagangan Selasa (27/10/2026).
1. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Saham AMRT masih berada dalam tren
bearish. Tekanan teknikal terlihat dari posisi harga yang berada di bawah sejumlah indikator rata-rata pergerakan atau
moving average (MA), sehingga peluang pemulihan harga masih perlu dikonfirmasi. Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan bahwa saham AMRT saat ini cenderung berada dalam kondisi
wait and see. Harga saham masih berada di bawah MA20 di level Rp 1.187 dan MA200 di level Rp 1.480. Sementara itu, indikator MACD masih berada di area negatif. Dari sisi teknikal, area support terdekat berada di kisaran Rp 1.000–Rp 1.020, dengan support lanjutan di Rp 920. Adapun resistance berada di kisaran Rp 1.080–Rp 1.125.
Baca Juga: IHSG Turun 1% ke 5.384 pada Sesi I Senin (26/10), Saham MDKA dan MBMA Tertekan Menurut Reza, selama harga belum mampu menembus area resistance tersebut dengan dukungan volume perdagangan yang kuat, potensi rebound masih cenderung terbatas. Investor disarankan menunggu konfirmasi penguatan sekaligus mencermati ketahanan harga di area support. Rekomendasi:
Wait and See Support: Rp 1.020–Rp 1.000 dan Rp 920 Resistance: Rp 1.080–Rp 1.125 Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
2. PT United Tractors Tbk (UNTR) Saham UNTR memiliki peluang melanjutkan
rebound secara teknikal. Sejumlah indikator momentum menunjukkan sinyal positif, meskipun investor tetap perlu memperhatikan
area support dan disiplin menerapkan batas risiko. Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana, merekomendasikan
trading buy untuk saham UNTR. Menurut Fikri, indikator MACD dan garis sinyalnya menunjukkan indikasi positif. Indikator stochastic juga mengisyaratkan momentum penguatan, sedangkan pola
candlestick menunjukkan potensi
rebound.
Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat pada Senin (26/10), Cermati 5 Saham Ini Di sisi lain, RSI masih berada di area netral dan harga saham berada di area pita atas atau
upper band. Rekomendasi:
Trading Buy Area beli: Rp 24.475–Rp 25.300 Target harga: Rp 25.750 Support: Rp 24.475 Resistance: Rp 25.750 Stop loss: Rp 23.200 Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C. Permana
3. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) Saham UNVR masih menghadapi tekanan secara teknikal karena pergerakan harganya berada dalam fase
downtrend. Meski demikian, sejumlah indikator mulai memberikan sinyal bahwa tekanan penurunan berpotensi terbatas. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta, mengatakan bahwa indikator stochastic telah membentuk pola
golden cross. Selain itu, indikator RSI menunjukkan
positive divergence, yang mengindikasikan peluang meredanya tekanan jual.
Baca Juga: IHSG Menguat ke 5.439, Cermati Proyeksi dan Saham Pilihan Analis Pekan Depan Kendati terdapat indikasi perbaikan momentum, investor tetap perlu mencermati konfirmasi pembalikan tren sebelum mengharapkan penguatan yang lebih berkelanjutan.
Nafan merekomendasikan
hold untuk saham UNVR dengan rentang harga Rp 1.295–Rp 1.525. Rekomendasi: Hold Rentang harga: Rp 1.295–Rp 1.525 Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News