KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) ditutup menguat 39,07 poin atau 0,67% ke 5.912,44 pada akhir perdagangan Kamis (9/7/2026). Sebanyak 327 saham naik, 275 saham turun dan 190 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 26,78 miliar saham, dengan total nilai Rp 11,48 triliun.
Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Jumat (10/7/2026) dari beberapa analis. Simak ulasan lengkapnya:
Baca Juga: Emiten BUMN Mulai Turnaround, Analis: Prospek Membaik tapi Belum Sepenuhnya Solid 1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Pergerakan saham BBCA masih mampu mempertahankan support MA10/6.044 dengan indikator MACD menunjukkan penguatan tren, maka dapat speculative buy dengan target menuju resistance 6.550 dan batasi penurunan di support 5.950. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026), BBCA ditutup melemah 8,15% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 6.200 per saham. Rekomendasi: Speculative Buy Support: Rp 5.950 Resistance: Rp 6.550 VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi
2. PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) Pergerakan harga saham HRTA membentuk pola bullish pin bar didukung indikator Stochastics K_D yang menunjukkan sinyal positif, sementara RSI menujukkan kondisi jenuh jual atau oversold. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026), HRTA ditutup menguat 0,87% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 1.745 per saham. Rekomendasi: Buy Support: Rp 1.605 Resistance: Rp 1.860 Senior Investment Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta
Baca Juga: Penjualan Emiten Berpotensi Tertekan Imbas Penurunan Keyakinan Konsumen 3. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Secara teknikal, ESSA masih berada dalam tren bearish jangka menengah, namun mulai menunjukkan fase konsolidasi dan pembentukan base di area 530–580. Momentum mulai membaik seiring MACD yang bergerak mendatar dan munculnya peningkatan minat beli di area support. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026), ESSA ditutup menguat 4,63% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 565 per saham. Rekomendasi: Buy on Breakout
Support: Rp 540 Resistance: Rp 620 Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News