Simak Rekomendasi Saham BMRI, ESSA, dan MBMA untuk Kamis (17/9)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terhempas ke zona merah pada akhir perdagangan Rabu (16/9/2026). IHSG terkoreksi 24,30 poin atau 0,38% ke level 6.436,85.

Sebanyak 439 saham melemah sehingga menekan pergerakan IHSG. Sementara itu, 201 saham menguat dan 151 saham lainnya bergerak stagnan.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 24,59 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 12,26 triliun dan frekuensi sebanyak 1,85 juta kali. Adapun total kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat sebesar Rp 11.253,08 triliun.


Baca Juga: The Fed Diproyeksi Kerek Suku Bunga, Begini Prospek Pasar Keuangan Indonesia

Berikut rekomendasi saham pilihan dari analis untuk perdagangan Kamis (17/9):

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)

Pergerakan saham BMRI saat ini masih berada dalam area konsolidasi (sideways), meskipun indikator Stochastics K_D dan RSI mulai menunjukkan sinyal negatif. Apabila harga saham BMRI mampu menembus (break above) level resistansi di Rp 4.300, maka peluang fase konsolidasi bullish akan terbuka makin lebar.

  • Rekomendasi: Accumulative Buy
  • Support: Rp 4.200
  • Resistance: Rp 4.460
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta

 
MBMA Chart by TradingView

2. PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA)

Pergerakan saham ESSA tengah menguji pola three black crows yang diiringi oleh pelemahan indikator RSI serta peningkatan volume perdagangan. Kendati demikian, indikator Stochastic saham ESSA saat ini sudah mengindikasikan kondisi jenuh jual (oversold).

  • Rekomendasi: Trading buy
  • Support: Rp 570
  • Resistance: Rp 725
Head of Online Trading BCA Sekuritas, Achmad Yaki

3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Secara teknikal, posisi saham MBMA masih berada di fase downtrend dalam jangka pendek. Namun, pergerakan pada perdagangan Rabu (16/9/2026) mulai disertai dengan kemunculan volume pembelian. Investor dapat mencermati indikator MACD yang masih melandai di area negatif serta Stochastic yang berpeluang menguat menuju area netral.

  • Rekomendasi: Buy on weakness
  • Support: Rp 462
  • Resistance: Rp 520
Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News