KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah pada perdagangan Rabu (7/10/2026). IHSG turun 46,20 poin atau 0,75% ke level 6.146,72. Meski masih berada dalam tekanan, pergerakan IHSG diperkirakan berpeluang mengalami rebound terbatas pada perdagangan Kamis (8/10/2026). Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, IHSG masih bergerak dalam fase konsolidasi dengan bias penguatan yang terbatas.
"Untuk IHSG per 8 Oktober, saya melihat masih cenderung konsolidasi dengan bias rebound terbatas. Support berada di 6.120, kemudian 6.019–5.854, sementara resistance di 6.240–6.294," ujar Reza kepada Kontan, Rabu (7/10/2026). Di tengah pergerakan IHSG yang masih fluktuatif, sejumlah saham menarik dicermati berdasarkan analisis teknikal. Berikut rekomendasi teknikal untuk saham BYAN, TLKM, dan INKP untuk perdagangan Kamis (8/10/2026).
Baca Juga: AUM Reksadana Turun, Ada Indikasi Investor Beralih ke SBN hingga Emas 1. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) Saham BYAN mengalami koreksi cukup dalam setelah sebelumnya mencatat kenaikan yang agresif. Tekanan jual muncul setelah harga gagal menembus area resistance kuat, sehingga memicu aksi ambil untung. Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda mengatakan, BYAN mengalami
rejection kuat dari area Rp 14.150–Rp 14.250 dan ditutup di level Rp 12.550 atau turun 6,69%. Volume perdagangan yang besar juga mengindikasikan adanya tekanan profit taking dalam jangka pendek. Meski demikian, indikator MACD mulai menunjukkan sinyal
bullish crossover sehingga peluang rebound masih terbuka selama harga mampu bertahan di atas area support. Reza merekomendasikan strategi
wait and see atau
buy on weakness di area support.
- Rekomendasi: Wait and See / Buy on Weakness
- Support: Rp 11.950 dan Rp 11.625
- Resistance: Rp 13.450 dan Rp 14.150–Rp 14.250
- Area Buy: Dekat support Rp 11.950–Rp 11.625
Analis BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda
2. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) Saham TLKM menunjukkan peluang pemulihan secara teknikal setelah berada dalam kondisi jenuh jual. Rebound harga didukung oleh peningkatan volume perdagangan dan sejumlah indikator yang mulai mengarah positif. Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta mengatakan, pergerakan TLKM saat ini sudah berada dalam kondisi
extremely oversold dan berhasil memantul dari area
support. Penguatan tersebut juga didukung oleh indikator
chikou span serta peningkatan volume transaksi, sehingga membuka peluang penguatan lanjutan.
- Rekomendasi: Buy
- Support: Rp 2.200
- Resistance: Rp 2.390
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Aji Gusta
3. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Saham INKP masih menunjukkan prospek penguatan jangka pendek secara teknikal. Pergerakan harga yang bertahan di atas rata-rata pergerakan serta dukungan indikator momentum menjadi sentimen positif bagi saham ini. Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan, INKP masih bergerak di atas garis MA20 pada grafik mingguan. Selain itu, terdapat area support penting pada level Fibonacci Retracement 50% di Rp 7.875.
Ivan menambahkan, potensi terbentuknya
golden cross pada indikator MACD harian serta peluang harga bergerak di atas MA20 harian dapat membuka ruang penguatan lebih lanjut.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Support: Rp 7.875
- Resistance: Rp 8.850
- Target: Rp 8.850
Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova
Baca Juga: Arah Bitcoin di Oktober Dibayangi Sentimen The Fed dan Regulasi Kripto Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News