Simak Rekomendasi Saham OBM Drilchem (OBMD) yang Terdongkrak Prospek Industri Migas



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT OBM Drilchem Tbk (OBMD) membukukan kinerja yang memuaskan pada kuartal I-2022. Penjualan OBMD melesat 80,54% dari Rp 14,29 miliar pada kuartal pertama 2021 menjadi Rp 25,80 miliar dalam tiga bulan pertama tahun ini.

Merujuk laporan keuangan yang diterbitkan di Bursa Efek Indonesia, penjualan OBMD terdiri dari pasar ekspor sebanyak Rp 5,11 miliar dan pasar lokal sebesar Rp 20,69 miliar.

Penjualan ke pasar lokal setara dengan 80,19% dari penjualan bersih OBMD sepanjang tiga bulan pertama 2022. Penjualan ke pasar lokal meroket 163,23% dibandingkan realisasi pada kuartal pertama 2021.


Saham OBMD pun sempat melonjak cukup signifikan. Dalam sebulan terakhir, harga saham OBMD melesat 44,68%. Dalam perdagangan Senin (6/6), saham OBMD ditutup menguat 30 poin atau naik 25,86%.

Namun, harga saham OBMD ditutup melemah pada perdagangan Selasa (7/6). Saham OBMD parkir di level Rp 136 setelah ditutup melemah 10 poin atau turun 6,85%.

Baca Juga: Penjualan Meroket 80,5%, OBM Drilchem (OBMD) Optimistis Capai Target 2022

Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana mencermati bahwa pergerakan saham OBMD masih cukup rawan untuk terkoreksi terlebih dulu. Hal ini akan terkonfirmasi apabila OBMD tidak mampu untuk kembali menguat di atas level Rp 155.

Potensi koreksi saham OBMD juga tampak dari moving average convergence divergence (MACD) yang sudah relatif melandai dengan pergerakan stochastic yang sudah deadcross dan rawan turun menuju area netral.

"Investor bisa sell on strength terlebih dulu, untuk nanti buyback kembali," kata Herditya saat dihubungi Kontan.co.id, Selasa (7/6).

Sementara itu, Equity Analyst Kanaka Hita Solvera William Wibowo memandang bahwa tren kenaikan harga komoditas termasuk minyak bumi dan gas (migas) berpeluang mendorong performa OBMD.

Potensi tersebut dinilai bisa menarik investor untuk mulai berinvestasi di OBMD. "Ada potensi aktivitas pengeboran akan semakin masif, dan tentunya akan menjadi katalis positif bagi OBMD," ujar William.

Dari sisi teknikal, sambung William, saat ini saham OBMD menarik untuk dikoleksi dengan strategi Buy on Weakness (BoW) dengan mencermati area support di Rp 125 dan resistance pada Rp 155.

 
OBMD Chart by TradingView

Editor: Anna Suci Perwitasari