Simak rekomendasi saham Samuel Sekuritas untuk Selasa (22/11), di tengah rally IHSG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Samuel Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang lanjut rally setelah menembus level 6.700. Pada perdagangan Senin (22/11), IHSG turun 0,05% ke level 6.723,39.

"IHSG berhasil breakout resistence 6.700 dan kini mencetak rekor all-time high. Peluang lanjut rally selama uptrend line tidak patah," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam risetnya, Selasa (23/11).

Untuk hari ini, William menyukai saham  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) dengan rekomendasi trading sell. 


Baca Juga: Simak rekomendasi saham hari ini, saat IHSG bakal diwarnai sejumlah sentimen

Berikut adalah ulasannya:

1. BBTN berhasil menembus resistance Rp 1.840 dengan spiking volume. Peluang lanjut rally selama garis uptrend tetap solid. 

Rekomendasi buy dengan target harga Rp 1.930 dan cut loss Rp 1.810. BBTN pada Senin (22/11) ditutup di level Rp 1.860 per saham.

2. BBNI berhasil breakout neckline double bottom di Rp 7.100 dengan rising volume. Peluang rally akan berlanjut. 

Rekomendasi buy dengan target harga Rp 7.325 dan cut loss Rp 7.050. BBNI pada Senin (22/11) ditutup di level Rp 7.175 per saham.

3. UNVR breakout triangle pada level Rp 4.740 dengan candle bullish marubozu. Potensial lanjut rally dengan target resistance Rp 5.325. 

Rekomendasi buy dengan target harga Rp 4.990 dan cut loss Rp 4.690. UNVR pada Senin (22/11) ditutup di level Rp 4.840 per saham.

4. MAPI membentuk triangle pada support Rp 800 dan kini potensial breakdown. 

Target support bisa ke Rp 740. Rekomendasi sell dengan target harga Rp 775 dan cover Rp 825. MAPI pada Senin (22/11) ditutup di level Rp 800 per saham.

Selanjutnya: Prediksi IHSG Selasa (23/11) terkoreksi, tiga saham ini bisa dibeli

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi