Simak Rekomendasi Saham Sektor Barang Konsumsi Jelang Ramadan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten sektor barang konsumsi diprediksi mempunyai outlook cerah pada tahun 2023. Prospek sektor konsumsi terdongkrak oleh pemulihan aktivitas masyarakat sehingga mendukung tren penjualan di 2023.

Mengutip RTI Kamis (9/3), harga saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun 8,55% secara secara year to date (YtD) menjadi Rp 6.150 per saham dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) turun 2% secara ytd ke Rp 9.800 per saham. Sementara saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) secara menguat 9,20% sejak awal tahun ke Rp 2.730 per saham. 

Financial Expert Ajaib Sekuritas Chisty Maryani mengatakan kinerja emiten barang konsumsi diprediksi masih akan positif terdorong dari momentum tahun baru, bulan Ramadan, dan Hari Raya Lebaran. Secara historis, konsumsi rumah tangga akan meningkat menjelang hari raya keagamaan terutama Lebaran yang berlangsung April nanti. 


"Peningkatan daya beli masyarakat sudah mulai tercermin dari awal bulan Maret 2023 yang pada akhirnya terefleksikan dalam kinerja emiten periode kuartal I-2023," kata Christy kepada Kontan.co.id, Kamis (9/3). 

Baca Juga: Memilah Saham-Saham Pilihan Penghuni Indeks Value, Growth & Quality Stock

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga tumbuh 4,93% year on year (YoY) pada tahun 2022, hal ini dipicu oleh meningkatnya pendapatan masyarakat yang tercermin dari kenaikan PPh Pasal 21 sebesar 18,36%. 

Adapun pada awal tahun ini, menurut survei Bank Indonesia, Indeks Kondisi Ekonomi (IKE) saat ini juga terpantau solid, tumbuh 112,4 terdorong dari Indeks Penghasilan yang meningkat ke level 118,5. 

Chisty mengatakan pada tahun 2023 merupakan fase transisi dari pandemik covid-19 menuju normal. Mobilitas masyarakat meningkat sehingga roda bisnis ekonomi dapat berjalan optimal, termasuk konsumsi masyarakat. 

Baca Juga: Begini Prospek Saham Sektor Barang Konsumsi

Kemudian faktor lainnya adalah kembali normalnya harga komoditas yang menjadi bahan baku emiten sektor konsumsi tersebut. Pada saat ini harga gandum tercatat koreksi 35,21% YoY dan diperdagangkan di level US$ 677 per gantang, setelah sempat menyentuh level puncaknya di US$ 1.278 per gantang.

Chisty melihat emiten ICBP, INDF, dan MYOR memiliki potensi positif peningkatan kinerja didorong oleh melandainya harga komoditas sebagai bahan baku dan ASP yang telah naik dan tinggi sejak tahun lalu. 

"Di sisi lain, emiten barang konsumsi bakal terimbas oleh terdepresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, karena dapat meningkatkan biaya pembelian bahan baku secara impor dan menekan margin profitabilitas," kata Christy.

Baca Juga: Tekanan Inflasi dan Penjualan Eceran pada April 2023 Diperkirakan Meningkat

Berikut saham pilihan Ajaib Sekuritas:

1. PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

Rekomendasi: Buy Support: Rp 9.725 Target harga: Rp 10.300 Cutloss: Rp 9.650

2. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Rekomendasi: Buy on weakness  Support: Rp 6.150 Target harga: Rp 6.625 Cutloss: Rp 6.025

3. PT Mayora Indah Tbk (MYOR)

Rekomendasi: Buy Support: Rp 2.650 Target harga: Rp 2.870 Cutloss: Rp 2.500

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati