Simak Rekomendasi Saham SMGR, TLKM, dan TINS untuk Selasa (15/9)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tekanan pada awal pekan. Meski demikian, sejumlah saham dinilai masih memiliki peluang untuk melanjutkan penguatan pada perdagangan Selasa (15/9/2026) berdasarkan indikator teknikal.

IHSG ditutup melemah 0,10% ke level 6.534,69 pada perdagangan Senin (14/9/2026).

Tekanan terutama datang dari mayoritas indeks sektoral. Sektor kesehatan menjadi sektor dengan penurunan paling dalam, yakni 2,95%.


Selanjutnya, sektor energi melemah 1,65%, infrastruktur turun 1,45%, barang baku terkoreksi 1,41%, barang konsumer non-primer turun 1,19%, transportasi melemah 0,85%, teknologi turun 0,77%, serta properti dan real estate terkoreksi 0,56%.

Sementara itu, hanya dua sektor yang berhasil mencatatkan penguatan. Sektor keuangan naik 0,55%, sedangkan sektor perindustrian menguat 0,45%.

Di tengah pelemahan IHSG tersebut, beberapa saham masih menunjukkan sinyal teknikal yang menarik untuk dicermati investor. Sejumlah analis memberikan rekomendasi perdagangan untuk saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), dan PT Timah Tbk (TINS).

Baca Juga: Aksi Akuisisi Emiten Makin Marak, Simak Prospek Kinerja dan Rekomendasi Sahamnya

Berikut rekomendasi teknikal ketiga saham tersebut untuk perdagangan Selasa (15/9/2026):

1. Saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

Saham SMGR masih menunjukkan pola tren naik yang relatif teratur. Pada perdagangan Senin (14/9/2026), harga saham SMGR menguji garis SMA20.

Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova mengatakan, selama harga SMGR masih mampu bertahan di atas level Rp 1.600, peluang rebound untuk melanjutkan tren kenaikan masih terbuka.

Ivan menyarankan strategi trading buy pada saham SMGR dengan mencermati level Rp 1.600 sebagai batas bawah. Sementara itu, target penguatan berada di level Rp 1.780 hingga Rp 1.840.

Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 1.600 Target: Rp 1.780–Rp 1.840

Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova

2. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Berbeda dengan pergerakan IHSG yang melemah, saham TLKM justru menguat pada perdagangan Senin. Penguatan tersebut juga disertai dengan munculnya volume beli.

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, indikator MACD masih cenderung melandai di area positif. Sementara itu, stochastic bergerak menguat dan diperkirakan akan menguji area overbought.

Herditya menyarankan strategi buy if break pada saham TLKM. Level support berada di Rp 2.640, sedangkan resistance berada di Rp 2.720.

Apabila mampu menembus resistance tersebut, saham TLKM berpeluang melanjutkan penguatan menuju target Rp 2.740 hingga Rp 2.790.

Rekomendasi: Buy if Break Support: Rp 2.640 Resistance: Rp 2.720 Target: Rp 2.740–Rp 2.790

Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana

Baca Juga: Pergantian Menkeu Beri Sinyal Kontinuitas, Ini Kata Para Analis

3. Saham PT Timah Tbk (TINS)

Saham TINS juga masih memperlihatkan kecenderungan tren bullish secara teknikal. Indikator MACD dan garis sinyal memberikan indikasi positif terhadap pergerakan saham tersebut.

Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana mengatakan, pola candlestick saham TINS menunjukkan tren bullish. Namun, stochastic menunjukkan momentum negatif dan RSI telah berada di area overbought.

Selain itu, harga saham TINS telah berada di area pita atas Bollinger Band. Kondisi tersebut menunjukkan ruang penguatan dalam jangka pendek perlu dicermati karena harga sudah berada dekat batas atas pergerakan.

Fikri menyarankan buy saham TINS dengan mencermati resistance Rp 4.860 dan support Rp 4.550.

Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 4.550 Resistance: Rp 4.860

Head of Equity Research KB Valbury Sekuritas, Fikri C Permana

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News