KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) ditutup melemah 24,02 poin atau 0,37% ke 6.501,66 pada akhir perdagangan Senin (24/8/2026). Sebanyak 259 saham naik, 367 saham turun dan 166 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari Senin mencapai 35,56 miliar saham, dengan total nilai Rp 14,05 triliun. Sepuluh indeks sektoral melemah, mengikuti pelemahan IHSG. Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor properti yang turun 1,67%, sektor kesehatan turun 1,59% dan sektor transportasi yang turun 0,91%.
Sedangkan satu indeks sektoral berhasil selamat ke zona hijau yakni sektor barang baku yang naik 1,38%. Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Rabu (26/8/2026) dari beberapa analis. Simak ulasan lengkapnya: 1. PT Barito Pacific Tbk (
BRPT) BRPT masih bergerak
sideways dalam rentang level support Rp 1.810- Rp 1.910 per saham dan berada diatas MA10/Rp 1.847. Maka dengan indikator MACD menunjukkan pelemahan tren dapat untuk
speculative buy dengan target jika terjadi
technical rebound menuju
resistance Rp 1.970 per saham. Batasi jika
breakdown support Rp 1.800 per saham. Pada Senin (24/8/2026) saham BRPT ditutup melemah 3,6% secara harian ke Rp 1.860 per saham. Rekomendasi:
Speculative Buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.970 VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi
Baca Juga: HRUM Berpeluang Lanjutkan Tren Positif, Nikel Jadi Penopang Utama 2. PT Bank Central Asia Tbk (
BBCA) Pergerakan harga saham BBCA masih berada dalam fase
bullish consolidation, didukung
Stochastics K_D dan RSI yang menunjukkan sinyal positif. Adapun MA20&60 masih membentuk
positive crossover. Pada Senin (24/8/2026) saham BBCA ditutup melemah 0,78% secara harian ke Rp 6.400 per saham. Rekomendasi:
Add Support: Rp 5.925 Resistance: Rp 6.550 Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, Nafan Gusta Aji
Baca Juga: Menakar Prospek dan Rekomendasi Saham Lapis Kedua di Sisa Tahun 2026 3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (
AMRT) Saham AMRT diperkirakan bakal melanjutkan koreksi wave (b) menuju 1265 dengan pertimbangan
resisten Fibonacci di 1490 tetap bertahan sejauh ini. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum
bullish. Pada Senin (24/8/2026) saham AMRT ditutup melemah 1,74% secara harian ke Rp 1.415 per saham. Rekomendasi:
Hold Support: Rp 1.265 Resistance: Rp 1.480 Technical Analyst Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News