KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) ditutup melemah 7,42 poin atau 0,12% ke 6.343,71 pada akhir perdagangan Kamis (6/8/2026). Sebanyak 265 saham naik, 337 saham turun dan 192 saham stagnan. Hanya empat indeks sektoral yang selamat ke zona hijau. Sedangkan tujuh indeks sektoral lainnya tergelincir ke zona merah, mengikuti koreksi IHSG. Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 54,19 miliar saham, dengan total nilai Rp 17,79 triliun.
Baca Juga: Yield Obligasi Negara Diproyeksi Sideways, Simak Prospek SBN hingga Akhir 2026 Berikut rekomendasi teknikal sejumlah saham untuk perdagangan Jumat (7/8/2026) dari beberapa analis. Simak ulasan lengkapnya:
1. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Saham ENRG selama belum turun ke bawah level Rp 1.220, masih berpotensi untuk menguat ke level Rp 1.450 untuk membentuk wave c dari wave (b). Pada Kamis (6/8/2026) saham ENRG ditutup melemah 1,04% secara harian ke Rp 1.430 per saham.
- Rekomendasi: Buy on Weakness
- Support: Rp 1.310
- Resistance: Rp 1.450
Equity Analyst Kanaka Hita Solvera, Andhika Cipta Labora
2. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Pertimbangan terhadap pergerakan saham AADI yakni menguji
three black crows dengan RSI melemah namun volume meningkat, bisa entry range Rp 8.850-Rp 9.000. Pada Kamis (6/8/2026) saham AADI ditutup melemah 1,65% secara harian ke Rp 8.950 per saham.
- Rekomendasi: Trading Buy
- Support: Rp 8.700
- Resistance: Rp 9.800
Head Online Trading Support (OTS) BCA Sekuritas, Achmad Yaki
3. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) AMRT kembali uji resistance di level Rp 1.430- Rp 1.440 dengan membentuk
pattern triple bottom, indikator MACD menunjukkan penguatan tren. Maka dapat
buy on break Rp 1.440 dengan target menuju resistance Rp 1.520 dan batasi jika breakdown support Rp 1.375. Pada Kamis (6/8/2026) saham AMRT ditutup melemah 1,75% secara harian ke Rp 1.400 per saham.
- Rekomendasi: Buy on Break
- Support: Rp 1.375
- Resistance: Rp 1.520
VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News