Simak Rekomendasi Teknikal Saham INKP, ENRG, MNCN, dan ICBP untuk Kamis (12/1)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,57% ke level 6.584,45 pada perdagangan Rabu (11/1). Berikut rekomendasi teknikal saham yang bisa dicermati untuk perdagangan Kamis (12/1).

1. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP)

Selama tidak menembus area support, diperkirakan posisi INKP masih berpeluang menguat terlebih dahulu. Hal ini nampak terkonfirmasi oleh pergerakan MACD dan Stochastic yang masih berpeluang melanjutkan penguatannya dan penutupan INKP kemarin masih tertahan oleh MA200.


Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 8.125 Resistance:Rp 8.725

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas

Baca Juga: Saham-Saham Bank Big Caps Dilepas Asing, Bagaimana Prospeknya ke Depan?

2. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG)

ENRG masih berpeluang melanjutkan pelemahan karena masih bergerak di bawah MA10, dimana terdekat akan menguji zona support 250-256. Stochastic oscillator berada di area oversold dengan kecenderungan terbentuk bullish divergence sebagai isyarat potensi rebound.

Rekomendasi: Speculative buy Support: Rp 250 Resistance: Rp 286

Ivan Rosanova, Binaartha Sekuritas

Baca Juga: IHSG pada Kamis (12/1) Diprediksi Menguji Support, Saham-Saham Ini Bisa Dilirik

3. PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN

Saham MNCN muncul Doji candle dengan indikator RSI menguat dan Stochastic golden cross di area overbought meski MACD dan volume perdagangan menurun.

Rekomendasi: Buy on weakness Support: Rp 670 Resistance: Rp 730

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Baca Juga: IHSG Melorot ke 6.584 Hari Ini (11/1), Saham Perbankan Terkena Net Sell Asing

4. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

ICBP sedang bergerak di atas exponential moving average 200 sehingga bergerak dalam keadaan bullish. Terbentuknya candle marubozu bullish sehingga berpotensi untuk bergerak menguat.

Rekomendasi: Buy on weakness Support: Rp 9.725 Resistance: Rp 10.900

Joshua Marcius, Philip Sekuritas

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati