Simak sentimen global dan domestik yang membayangi pergerakan IHSG besok



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Analis Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (4/12) masih akan bergerak dengan sentimen seputar hasil pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.

Adanya keputusan awal mengenai penundaan rencana kenaikan kebijakan impor untuk sejumlah produk China di Januari 2019 ke Amerika Serikat (AS), menjadi sentimen yang bakal mendorong penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS besok.

"Penguatan rupiah dapat menjadi mover utama berlanjutnya rebound IHSG di akhir tahun ini," kata Valdy kepada Kontan, Senin (3/12).


Berdasarkan RTI, IHSG pada Senin (3/12) ditutup menguat 1,03% ke level 6.118,32. Sayangnya, investor asing masih mencatatkan net sell sebanyak Rp 776,80 miliar di seluruh market.

Menurutnya, IHSG pada Selasa (4/12) bakal didominasi sentimen eksternal, meskipun sentimen domestik akan tetap berkontribusi. IHSG diperkirakan bakal mengalami koreksi wajar ke kisaran 6.100-6.115, dimana untuk support akan berada di 6.050 dan resistance di level 6.130.

Dia menambahkan, dari sentimen domestik, IHSG masih akan dipengaruhi paket kebijakan XVI, yang salah satunya direalisasikan dengan kebijakan tax holiday, serta rencana penurunan harga BBM non subsidi.

"Tapi, saat ini sentimen eksternal lebih dominan di perdagangan besok (4/12)," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi