Simak Strategi Bisnis Mitratel (MTEL) Tahun Ini, Genjot Akuisisi dan Ekspansi



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk atau Mitratel (MTEL) menyiapkan sejumlah strategi untuk mengembangkan bisnis telekomunikasi pada 2026.

Perseroan menilai pengembangan bisnis perlu dilakukan secara seimbang antara ekspansi organik dan anorganik, dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan serta memperkuat peran dalam ekosistem digital nasional.


Direktur Investasi PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk, Hendra Purnama, mengatakan bahwa strategi bisnis Mitratel akan diarahkan secara berimbang antara ekspansi organik dan anorganik. Selain itu, perusahaan juga akan tetap fokus pada kualitas pertumbuhan dan penguatan posisi dalam ekosistem digital.

"Perseroan memprioritaskan investasi pada infrastruktur dengan visibilitas demand yang kuat melalui pendekatan yang selektif dan berbasis kebutuhan pasar," ujar Hendra dalam keterangan tertulis kepada Kontan, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga: Mitratel (MTEL) Siapkan Strategi Besar Menyambut Era 5G, Apa Saja?

Hendra menjelaskan, strategi organik Mitratel akan difokuskan pada peningkatan tenancy ratio melalui optimalisasi aset eksisting. Upaya ini dilakukan dengan memperkuat kemitraan bersama operator telekomunikasi serta meningkatkan kualitas layanan guna menjaga tingkat utilisasi menara tetap optimal.

"Penyediaan solusi terintegrasi yang mencakup tower, fiber, dan power juga terus diperkuat guna mendukung ekspansi jaringan yang lebih efisien," kata Hendra.

Selain memperkuat strategi organik, Mitratel juga menyiapkan langkah anorganik melalui evaluasi peluang ekspansi berbasis akuisisi strategis. Perseroan akan fokus pada aset-aset berkualitas yang memiliki potensi peningkatan nilai dan mampu memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan.

 
MTEL Chart by TradingView

"Pendekatan ini juga diarahkan untuk mendukung efisiensi dan keseimbangan industri melalui skema kolaboratif, sehingga tercipta ekosistem yang lebih sehat dan berkelanjutan," ucapnya.

Di sisi lain, Mitratel juga mulai mengembangkan kapabilitas baru, seperti micro data center, serta mendorong transformasi operasional berbasis teknologi. Langkah tersebut dilakukan melalui digitalisasi pengelolaan aset dan pemanfaatan teknologi AI serta IoT untuk meningkatkan efisiensi dan reliability.

"Pendekatan ini mencerminkan komitmen Mitratel untuk tetap tumbuh secara berkelanjutan, adaptif terhadap dinamika industri, serta memperkuat posisi sebagai enabler utama dalam ekspansi 5G dan pengembangan ekosistem digital nasional," beber Hendra.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News