Simak Strategi Wahana Interfood (COCO) Kembangkan Bisnis di Tahun Depan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) membidik pertumbuhan penjualan dan laba sebesar 15%-20% di tahun depan. Optimisme tersebut turut didukung oleh katalis positif kinerja perusahaan pada akhir tahun 2021 ini. 

Sekretaris Perusahaan Wahana Interfood Nusantara Gendra Fachrurozi mengungkapkan, untuk menggenjot pertumbuahan bisnis ke depan, COCO menerapkan sejumlah strategi khusus. Dia menyebut, fokus perusahaan di tahun depan, adalah berupaya untuk terus mengerti kebutuhan dan keinginan konsumen yang cukup beragam. 

"Beberapa costumer perseroan memiliki detail tertentu terhadap produk perusahaan yg akan dituju, jika perusahaan tidak fokus terhadap produk yg diinginkan costumer, maka costumer akan cenderung kesulitan untuk memilih, karena semua produk perseroan dianggap menarik," ungkap Gendra saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (20/12). 


Baca Juga: Wahana Interfood (COCO) Anggarkan Capex Rp 41 Miliar Tahun Depan

Tak hanya itu, COCO juga akan melakukan pengembangan produk yang unik dan kreatif sebagai daya tarik produk yang dihasilkan. Sehingga ke depan, akan ada semakin banyak konsumen baru yang menjadi pelanggan setia COCO. 

Di sisi lain, strategi demo produk juga akan lebih digaungkan oleh COCO. Ke depannya, perusahaan akan lebih menggalakkan demo aplikasi pembuatan kue dan presentasi ke berbagai bakery lokal dan toko bahan kue di kota-kota tempat distribusi perusahaan. 

 
COCO Chart by TradingView

"Selain itu kami sudah mulai memanfaatkan e-commerce untuk membantu pemasaran produk kami, agar produk kami semakin di kenal oleh masyarakat luas," sambung Gendra. 

COCO juga sudah meluncurkan kanal Youtube “Baking with SCHOKO”. Untuk memaksimalkan strategi ini, perusahaan juga membuat akun instagram @bakingmart.id yang sudah bisa dikunjungi oleh para konsumen. "Ini diharapkan akan membantu mendongkrak penjualan online perusahaan," kata dia. 

Yang tak kalah penting, COCO juga terus berupaya menerapkan strategi penentuan harga yang kompetitif ke depan. Di mana, kebijaksanaan harga yang kompetitif dan efisiensi juga terus dilakukan oleh perusahaan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .