Simak Tujuh Langkah Menuju Financial Freedom



KONTAN.CO.ID - Sebentar lagi bangsa Indonesia akan merayakan Kemerdekaan RI yang ke-78. Nah, terkait kemerdekaan, sudahkan Anda merasa merdeka? Merdeka dalam berbagai aspek, termasuk kebebasan finansial. Apakah Anda punya keinginan mewujudkan bebas finansial atau kerap disebut financial freedom? Apakah financial freedom itu benar-benar bisa dicapai dan bukan halu semata?

Financial freedom adalah sebuah kondisi di mana seseorang terbebas dari segala jenis utang, memiliki pemghasilan pasif yang bisa mencukupi kebutuhan hidup, terlindungi secara finansial dari seluruh risiko dan tidak lagi pusing ketika harus mengeluarkan uang untuk bersenang-senang.

Lantas apa acuan yang membuat seseorang bisa masuk kategori financial freedom? “Acuannya adalah orang tersebut sudah memiliki penghasilan pasif yang mencakup gaya hidup.”jelas Sherly Sintia, CFP, Assistant Consultant di ZAP Finance.


Ada 5 level financial freedom yaitu:

  1. Cashflow lancar
  2. Financially secure
  3. Bebas utang
  4. Merdeka finansial
  5. Bebas finansial
Nah, agar Anda yang memiliki keinginan mencapai financial freedom bisa menyusun langkah dan strategi menuju financial freedom, maka Anda perlu memperhatikan tahapan langkah sebagai berikut:

  1. Punya rencana keuangan
  2. Lunasi utang
  3. Punya dana darurat dan proteksi (asuransi)
  4. Memulai investasi
  5. Membangun aset aktif
  6. Mengelola penghasilan pasif
  7. Hidup Sejahtera
Nah, mari simak penjabaran ketujuh langkah tersebut.

Langkah pertama, membuat rencana keuangan. Jika saat ini Anda tidak memiliki rencana keuangan, maka terlebih dahulu membuat perencanaan keuangan. Anda bisa Menyusun rencana keuangan sendiri atau bisa pula memakai jasa perencana keuangan. Dalam rencana keuangan tersebut nantinya akan terlihat sikon cashflow saat ini dan berdasarkan sikon tersebut dibuat setiap tujuan keuangan dan tenggat waktu yang ada.

Mengapa mengatur perencanaan keuangan itu penting? Menurut Sherly berdasar hasil studi orang yang memiliki rencana keuangan akan memiliki asset 60% lebih banyak ketimbang orang yang tidak punya rencana keuangan.

Selain itu manfaat rencana keuangan adalah meminimalkan risiko finansial, memaksimalkan produktivitas uang, mempertahankan dan meningkatkan standar hidup.

Langkah kedua adalah melunasi utang. Cicilan utang apa saja yang saat ini tengah berjalan dan kapan akan lunas pembayaran cicilan tersebut. Apakah Anda akan memiliki sumber dana lain jika hendak melunasi utang tersebut lebih cepat dari jatuh tempo. Berapakah biaya pinalti yang dikenakan bank atau lembaga pembiayaan jika pelunasan dipercepat? Jika Anda memilili utang lebih dari satu, maka lunasi terlebih dahulu satu per satu dimulai dari utang dengan bunga paling tinggi.

Langkah ketiga miliki dana darurat dan proteksi (asuransi) Dana darurat yang harus disiapkan bagi Anda yang berstatus lajang adalah 3 kali hingga 6 kali pengeluaran bulanan. Sedang bagi Anda yang berkeluarga dana darurat yang disiapkan 9 kali pengeluaran. Selain itu Anda sebagai pencari nafkah utama tentu wajib memiliki proteksi (asuransi).

Langkah keempat memulai investasi Anda perlu membekali diri dengan informasi mengenai produk-produk investasi baik investasi langsung seperti emas, properti maupun investasi pada surat berharga seperti obligasi, saham, reksadana dan lain-lain. Bekali diri sebanyak mungkin informasi produk-produk keuangan dan investasi agar Anda tidak terjerumus ke dalam investasi bodong.

Langkah kelima membangun aset aktif Membangun aset aktif tentu memerlukan dana cukup besar, jadi Anda perlu menakar kemampuan keuangan Anda untuk memilih jenis aset aktif apa yang paling bisa Anda jangkau.

Langkah keenam mengelola penghasilan pasif Penghasilan pasif yang Anda peroleh, misal dari aset properti yang disewakan tentu perlu dikelola dengan baik, agar pemasukan yang diperoleh terpantau dan secara bertahap Anda akan mampu mengatur pemakaian dan juga penempatan dana dari penghasilan pasif tersebut.

Langkah ketujuh hidup sejahtera Inilah tahapan yang paling ingin dicapai setiap orang. Hidup sejahtera berarti selain seluruh kebutuhan sudah terpenuhi, juga kegiatan sosial dan juga Anda leluasa hendak menambah portofolio investasi Anda.

Jika saat ini sikon Anda masih perlu membenahi cashflow, maka ingat prinsip dalam mengatur keuangan yakni membagi penghasilan menjadi 3 pos dengan komposisi sebagau berikut:

  1. Living (50%)
  2. Saving (30%)
  3. Playing (20%)
Selain itu Anda juga perlu mendisiplinkan diri untuk membuat alokasi pengeluaran setiap bulan ke dalam kategori wajib, butuh dan ingin.

Standar merdeka finansial bisa dihitung antara lain menurut versi 4% rules trinity study:

300 X pengeluaran bulanan

Jika pengeluaran rutin bulanan Anda Rp 5.000.000, maka target merdeka financial bagi Anda adalah 300 x Rp 5.000.000 = Rp 1.500.000.000

Cara lain menghitung target merdeka financial adalah menggunakan kalkulator perencanaan keuangan, seperti yang digunakan ZAP Finance.

Nah, kini Anda memiliki gambaran angka target merdeka finansial yang bisa dihitung dengan 2 rumus di atas, sesuai dengan pengeluaran rutin bulanan Anda.

Semoga dengan mencoba menghitung dan menemukan angka target merdeka finansial Anda, maka dapat menginspirasi dan membuat Anda semangat dalam mewujudkan keinginan mencapai financial freedom. Merdeka finansial tentu menjadikan hidup Anda menjadi lebih sejahtera, lebih bergairah dan senantiasa mensyukuri hidup. Selamat berhitung dan menapaki tahapan langkah menuju financial freedom Anda.

Baca Juga: Kalangan milenials mulai lirik saham dan reksadana agar capai financial freedom

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti