Simpanan Jumbo di Perbankan Tumbuh Paling Tinggi Tembus Rp 5.999 Triliun



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Pertumbuhan nominal simpanan di perbankan masih dipimpin oleh simpanan jumbo. 

Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat, hingga Juli 2026 total simpanan perbankan mencapai Rp 10.348,86 triliun. Nominal ini mencerminkan pertumbuhan 0,4% dalam sebulan dan 10,9% dalam setahun. 

Berdasarkan tingkat nominalnya, simpanan di atas Rp 5 miliar mencatatkan pertumbuhan paling apik dalam setahun, yakni sebesar 17,3% menjadi Rp 5.999,21 triliun. 


Baca Juga: Tumbuh 21,92%, Premi Unitlink Mencapai Rp 28,59 Triliun per Juli 2026

Sementara itu, simpanan antara Rp 2 miliar hingga Rp 5 miliar tumbuh paling lambat, yakni 0,8% dalam setahun menjadi Rp 733,79 triliun. 

Adapun simpanan di bawah Rp 100 juta tumbuh 4,7% dalam setahun menjadi Rp 1.160,36 triliun, simpanan antara Rp 100 juta hingga Rp 200 juta tumbuh 4,4% dalam setahun menjadi Rp 480,05 triliun, dan simpanan antara Rp 200 juta hingga Rp 500 juta tumbuh 3,2% dalam setahun menjadi Rp 763,46 triliun.

Selanjutnya, simpanan antara Rp 1 miliar hingga Rp 2 miliar tumbuh 2,9% dalam setahun menjadi Rp 567,29 triliun dan simpanan antara Rp 500 juta hingga Rp 1 miliar tumbuh 1,9% dalam setahun menjadi Rp 645,72 triliun. 

Berdasarkan jenis mata uang, simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) tumbuh mengungguli simpanan rupiah. Yang mana, simpanan valas tumbuh 19,8% sementara simpanan rupiah tumbuh 9,3% dalam setahun.

Namun, nominal simpanan rupiah masih dominan, yakni sebesar Rp 8.622,13 triliun. Sementara itu, simpanan valas mencapai Rp 1.727,73 triliun. 

Jika dilihat dari kelompok bank berdasarkan modal inti (KBMI), simpanan di KBMI 4 tercatat tumbuh paling kencang mencapai 15% dalam setahun menjadi Rp 5.643,36 triliun. Menyusul, simpanan di KBMI 2 tumbuh 10,5% dalam setahun menjadi Rp 1.159,15 triliun. 

Sementara simpanan di KBMI 3 tumbuh 7,2% dalam setahun menjadi Rp 2.678,68 triliun, simpanan di KBMI 1 justru terkoreksi 1% dalam setahun menjadi Rp 868,66 triliun. 

Baca Juga: Tumbuh 21,92%, Premi Unitlink Mencapai Rp 28,59 Triliun per Juli 2026

Berdasarkan jenisnya, simpanan dalam bentuk deposito masih dominan dengan nominal mencapai Rp 3.784,43 triliun. Angka ini mencerminkan pertumbuhan 14% dalam setahun. 

Menyusul, simpanan dalam bentuk giro mencapai Rp 3.342,35 triliun dengan catatan pertumbuhan 11,5% dalam setahun dan tabungan sebesar Rp 3.164,72 triliun dengan pertumbuhan 8,3% dalam setahun. 

Adapun simpanan dalam bentuk sertifikat deposito tumbuh 29,7% dalam setahun menjadi Rp 2,96 triliun dan deposito on call susut 38,8% dalam setahun menjadi Rp 55,39 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News