Simpanan Korporasi Bank Mega Syariah Tumbuh 60% pada 2025, Giro Melesat 174%



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejalan dengan tren industri, Bank Mega Syariah mencatat pertumbuhan signifikan pada simpanan nasabah korporasi sepanjang 2025. 

Bank Indonesia (BI) mencatat simpanan korporasi tumbuh 18,2% secara tahunan menjadi Rp 4.921 triliun pada Desember 2025. Pun, berdasarkan data sementara, tren positif tersebut berlanjut hingga Januari 2026 dengan catatan pertumbuhan sebesar 18,2% secara tahunan menjadi Rp 4.901 triliun.

Sejalan dengan itu, Sales & Distribution Division Head Bank Mega Syariah Dila Karnela Peter mengungkapkan, total dana korporasi yang dihimpun bank syariah ini tumbuh lebih dari 60% secara tahunan menjadi lebih dari Rp 5,9 triliun hingga Desember 2025.


Baca Juga: Jasindo Tawarkan Asuransi Mudik dengan Perlindungan hingga Rp 100 Juta

Menurut Dila, peningkatan dana korporasi terutama ditopang oleh pertumbuhan pada instrumen giro.

Jika dibandingkan posisi Desember 2024 dengan Desember 2025, giro rupiah korporasi Bank Mega Syariah melonjak lebih dari 174% menjadi di atas Rp764 miliar.

“Tren di Bank Mega Syariah sejalan dengan catatan Bank Indonesia, di mana instrumen giro korporasi kami mengalami pertumbuhan yang cukup positif,” ujar Dila kepada Kontan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, peningkatan simpanan korporasi tersebut tak lepas dari meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan transaksi perbankan. Bank Mega Syariah pun memperkuat penetrasi ke dalam ekosistem perusahaan melalui berbagai layanan transaksional.

Baca Juga: Simpanan Korporasi BCA Tembus Rp 414 Triliun pada 2025

Beberapa layanan yang menjadi katalis antara lain payroll, virtual account (VA), pembayaran pajak, hingga bank garansi.

Untuk tahun ini, Bank Mega Syariah optimistis tren pembukaan rekening dan transaksi pada rekening giro non-individu masih akan berlanjut, seiring meningkatnya kebutuhan layanan transaksi bagi nasabah korporasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News