KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) mencatat simpanan nasabah tajir atau simpanan jumbo di atas Rp 5 miliar tumbuh 15% yoy di semester I 2023, dengan total simpanan sekitar Rp 25,40 triliun. Jumlah tersebut berkontribusi sekitar 20% terhadap total Dana Pihak Ketiga (DPK) Danamon yang mencapai Rp 127 triliun per Juni 2023. Consumer Funding & Wealth Business Head Bank Danamon Ivan Jaya menyampaikan, peningkatan tersebut diharapkan dapat berlanjut saat momentum tahun Pemilu.
Baca Juga: Transformasi, Bank Danamon Ganti Nama Mobile Banking Jadi D-Bank Pro "Pemilu dapat berdampak positif maupun negatif pada dana simpanan. Pemilu yang berlangsung secara demokratis dan aman tentunya bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan perekonomian dan perbankan Indonesia," kata Ivan kepada Kontan.co.id, Selasa (5/9). Di sisi lain Ivan mengatakan Pemilu biasanya dibarengi dengan peningkatan perputaran uang di masyarakat yang akan memberikan dampak positif terhadap konsumsi. "Kami optimis Pemilu akan berjalan dengan lancar dan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan positif sampai penghujung tahun 2023," lanjut Ivan. Dalam menyambut pemilu, Danamon memiliki strategi untuk menjaga dana simpanan masyarakat. Salah satu strategi yang dilakukan adalah melalui program Danamon Hadiah Beruntun (DHB). Baca Juga: Ekonom: Kenaikan Inflasi Umum Hanya Bersifat Sementara