Sinergi Inti (INET) Kucurkan Rp 280,4 Miliar Untuk Akuisisi Sarana Global Indonesia



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten penyedia infrastruktur telekomunikasi, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) memperkuat bisnis infrastruktur kabel laut melalui akuisisi 60% saham PT Sarana Global Indonesia senilai Rp 280,4 miliar.

Akuisisi tersebut menjadi langkah INET untuk membangun kapabilitas infrastruktur kabel laut yang terintegrasi, mulai dari perencanaan, konstruksi, pengoperasian hingga pemeliharaan jaringan.

PT Sarana Global Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa, pengadaan dan konstruksi (EPC) serta pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik.


Baca Juga: Rupiah Spot Melemah 0,30% ke Rp 17.749 per Dolar AS pada Kamis (17/9) Siang

Direktur Utama Sinergi Inti Andalan Prima Muhammad Arif mengatakan akuisisi ini akan memperkuat kapabilitas INET dalam membangun dan menjaga jaringan kabel laut yang menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.

“Melalui akuisisi PT Sarana Global Indonesia, INET memiliki kemampuan end-to-end untuk membangun, mengoperasikan, dan menjaga jaringan,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (17/9). 

PT Sarana Global Indonesia telah beroperasi sejak 2000 dan bertransformasi menjadi perusahaan EPC sejak 2010. Perusahaan tersebut memiliki pengalaman menggelar dan memelihara jaringan kabel bawah laut pada sejumlah proyek nasional.

Rekam jejak PT Sarana Global Indonesia mencakup Palapa Ring Barat sepanjang 1.744 kilometer, Palapa Ring Timur 2.071 kilometer, Perluasan Palapa Ring Timur 1.247 kilometer, serta sejumlah jalur kabel bawah laut lainnya.

PT Sarana Global Indonesia juga memiliki pengalaman pada proyek kabel listrik bawah laut, termasuk pemasangan kabel daya PLN-WIKA sepanjang 36 kilometer dan proyek interkoneksi Singapura-Malaysia.

Baca Juga: IHSG Menguat 0,42% ke 6.463 di Sesi I Kamis (17/9), CUAN, ADMR, ADRO Top Gainers LQ45

Selain kemampuan EPC, PT Sarana Global Indonesia memiliki kontrak pemeliharaan jangka panjang dengan sejumlah perusahaan. Kontrak tersebut mencakup jaringan Palapa Ring Timur sepanjang 4.571 kilometer dengan masa kontrak 15 tahun sejak 2019.

Arif menyebut kontrak pemeliharaan jangka panjang PT Sarana Global Indonesia dapat memberikan basis pendapatan berulang, yang diharapkan melengkapi profil pendapatan INET yang bergerak di layanan telekomunikasi dan infrastruktur digital.

 PT Sarana Global Indonesia juga memiliki armada khusus berupa kapal kabel Pacific Guardian dan tongkang penggelar kabel Nostag 10. Kedua armada tersebut berbendera Indonesia serta mendukung kegiatan penggelaran dan pemeliharaan kabel laut.

Melalui transaksi tersebut, INET juga membuka peluang ekspansi ke segmen kabel listrik bawah laut. Pengalaman PT Sarana Global Indonesia pada proyek kabel daya menjadi salah satu kapabilitas yang dibawa ke dalam ekosistem bisnis INET.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News