SINGAPURA. Badan Moneter Singapura (MAS) diperkirakan akan melakukan devaluasi mata uang negaranya. Kemungkinan, Singapura akan membiarkan pelemahan dolar Singapura sebesar 4% hingga 30 Juni nanti. Langkah ini dilakukan untuk membantu para eksportir agar segera keluar dari resesi ekonomi terburuk sejak kemerdekaan Singapura tahun 1965 silam. “Penguatan dolar Singapura sangat tidak masuk akal,” jelas Patrick Bennett, Asia Foreign-Exchange Strategist Societe Generale SA di Hongkong. Tambahan saja, dalam sepuluh bulan terakhir, tingkat ekspor Singapura mengalami penurunan di bulan Februari. Hal ini terjadi seiring dengan anjloknya permintaan global untuk barang-barang elektronik dan obat-obatan. Tak heran, hal tersebut membuat Pemerintah Negeri Merlion itu meramalkan penurunan Produk Domestik Bruto sebesar 5% pada tahun ini.
Singapura Diprediksi akan Devaluasi Mata Uangnya
SINGAPURA. Badan Moneter Singapura (MAS) diperkirakan akan melakukan devaluasi mata uang negaranya. Kemungkinan, Singapura akan membiarkan pelemahan dolar Singapura sebesar 4% hingga 30 Juni nanti. Langkah ini dilakukan untuk membantu para eksportir agar segera keluar dari resesi ekonomi terburuk sejak kemerdekaan Singapura tahun 1965 silam. “Penguatan dolar Singapura sangat tidak masuk akal,” jelas Patrick Bennett, Asia Foreign-Exchange Strategist Societe Generale SA di Hongkong. Tambahan saja, dalam sepuluh bulan terakhir, tingkat ekspor Singapura mengalami penurunan di bulan Februari. Hal ini terjadi seiring dengan anjloknya permintaan global untuk barang-barang elektronik dan obat-obatan. Tak heran, hal tersebut membuat Pemerintah Negeri Merlion itu meramalkan penurunan Produk Domestik Bruto sebesar 5% pada tahun ini.