JAKARTA. Raksasa telekomunikasi asal Singapura, Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) menyiapkan dana ekspansi sebesar US$ 1,6 miliar guna menggenjot pendapatan usaha. Terlebih selama empat triwulan belakangan ini, kinerja perusahaan terus menurun yang ditandai dengan menyusutnya keuntungan hingga 33%. Rencananya, dana ekspansi sebesar US$ 1,6 miliar itu akan direalisasikan dalam tiga tahun ke depan. Tidak menutup kemungkinan sebagian dipakai buat meningkatkan jumlah saham di mitra usaha regionalnya, demikian pernyataan dari SingTel sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (15/5). Singtel memiliki mitra di Indonesia, Thailand, dan Filipina. "Semua itu merupakan pasar yang terus tumbuh,” ujar Kelvin Goh, seorang analis pada CIMB Securities Sdn di Kuala Lumpur.Di Indonesia, SingTel memiliki saham PT Telekomunikasi Selular, sedangkan di Filipina SingTel mengempit saham Globe Telecom Inc.
SingTel siap ekspansi US$ 1,6 miliar
JAKARTA. Raksasa telekomunikasi asal Singapura, Singapore Telecommunications Ltd. (SingTel) menyiapkan dana ekspansi sebesar US$ 1,6 miliar guna menggenjot pendapatan usaha. Terlebih selama empat triwulan belakangan ini, kinerja perusahaan terus menurun yang ditandai dengan menyusutnya keuntungan hingga 33%. Rencananya, dana ekspansi sebesar US$ 1,6 miliar itu akan direalisasikan dalam tiga tahun ke depan. Tidak menutup kemungkinan sebagian dipakai buat meningkatkan jumlah saham di mitra usaha regionalnya, demikian pernyataan dari SingTel sebagaimana dikutip Bloomberg, Rabu (15/5). Singtel memiliki mitra di Indonesia, Thailand, dan Filipina. "Semua itu merupakan pasar yang terus tumbuh,” ujar Kelvin Goh, seorang analis pada CIMB Securities Sdn di Kuala Lumpur.Di Indonesia, SingTel memiliki saham PT Telekomunikasi Selular, sedangkan di Filipina SingTel mengempit saham Globe Telecom Inc.