Sirkuit Istanbul Park Turki Kembali Masuk Kalender F1 Mulai 2027



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Turki resmi memastikan kembalinya Sirkuit Istanbul Park ke kalender Formula One mulai musim 2027. Kepastian ini diumumkan oleh pemerintah Turki pada Jumat (24/4), menandai hasil dari upaya panjang negara tersebut untuk kembali menjadi tuan rumah ajang balap paling bergengsi di dunia.

Kesepakatan ini berlaku setidaknya selama lima tahun, meskipun rincian lengkap kontrak belum diungkapkan ke publik. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dijadwalkan mengumumkan secara resmi kerja sama tersebut dalam sebuah acara di Istanbul, bersama CEO Formula One Stefano Domenicali dan Presiden Federasi Automotif Internasional (FIA) Mohammed Ben Sulayem.

Sirkuit Ikonik Kembali ke Kalender

Istanbul Park yang terletak di sisi Asia Istanbul dikenal sebagai salah satu lintasan favorit para pembalap dan penggemar. Sirkuit ini terakhir kali menjadi tuan rumah balapan pada 2021 sebagai pengganti dalam kalender yang terdampak pandemi COVID-19.


Baca Juga: Gencatan Senjata Israel–Lebanon Diperpanjang, Ketegangan AS-Iran Belum Reda

Sebelumnya, Istanbul Park secara rutin menggelar Grand Prix pada periode 2005 hingga 2011, serta kembali masuk kalender pada musim 2020. Pada balapan tersebut, Lewis Hamilton berhasil meraih kemenangan sekaligus mengunci gelar juara dunia ketujuhnya, menyamai rekor Michael Schumacher.

Tantangan Finansial dan Negosiasi Panjang

Upaya Turki untuk kembali ke kalender F1 sempat menghadapi kendala, terutama terkait biaya besar yang diperlukan untuk mengamankan slot balapan. Sejumlah negara pesaing, seperti Qatar, mampu menyediakan pendanaan yang lebih besar sehingga memperlambat proses negosiasi sejak 2022.

Momentum baru muncul pada 2024 ketika perusahaan Can Bilim Egitim Kurumlari A.S. memperoleh hak pengelolaan Istanbul Park selama 30 tahun dengan nilai sekitar US$117,8 juta. Perusahaan ini memiliki keterkaitan dengan cabang Turki dari Pirelli, pemasok ban resmi Formula One.

Baca Juga: Xiaomi Kirim 26.000 Unit Sedan Listrik SU7, Tantang Tesla

Dalam perjanjian tersebut, operator baru diberi mandat untuk mengembalikan F1 ke Istanbul dalam kontrak jangka panjang paling lambat 2026. Namun, pembicaraan sempat mengalami hambatan meskipun dilakukan bersama Federasi Olahraga Otomotif Turki (TOSFED).

Pada Februari lalu, Stefano Domenicali mengungkapkan bahwa Istanbul Park semakin dekat untuk kembali ke kalender F1 melalui skema rotasi dengan sirkuit lain. Ia juga menegaskan bahwa jumlah balapan dalam satu musim tetap dibatasi maksimal 24 seri.