KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis keberlanjutan menjadi fokus banyak perusahaan. Cara ini menyatukan pola bisnis sambil menjaga lingkungan. Pemanfaatan limbah elektronik mulai dilirik sebagai pendekatan baru untuk menggabungkan edukasi lingkungan, dengan kreativitas visual. Pendekatan ini tidak hanya menyoroti persoalan sampah digital yang terus meningkat. Juga menunjukkan potensi nilai tambah dari material yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Terkait hal itu, pekan lalu, PT LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi yang terbuat dari e-waste alias electronic waste (sampah elektronik) ke Sekolah Dasar Negeri(SDN) 08 Ragunan, Jakarta Timur. "Perluasan kesadaran akan pengelolaan bertanggung jawab pada limbah elektronik ini menjadi bentuk kepedulian pada penciptaan lingkungan yang berkelanjutan," kata Ha Sang-chul, Presiden PT LG Electronics Indonesia, akhir pekan lalu.
Sirkular Ekonomi, Menyulap Sampah Elektronik Menjadi Produk Bernilai
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis keberlanjutan menjadi fokus banyak perusahaan. Cara ini menyatukan pola bisnis sambil menjaga lingkungan. Pemanfaatan limbah elektronik mulai dilirik sebagai pendekatan baru untuk menggabungkan edukasi lingkungan, dengan kreativitas visual. Pendekatan ini tidak hanya menyoroti persoalan sampah digital yang terus meningkat. Juga menunjukkan potensi nilai tambah dari material yang sebelumnya dianggap tidak berguna. Terkait hal itu, pekan lalu, PT LG Electronics Indonesia menyerahkan karya seni instalasi yang terbuat dari e-waste alias electronic waste (sampah elektronik) ke Sekolah Dasar Negeri(SDN) 08 Ragunan, Jakarta Timur. "Perluasan kesadaran akan pengelolaan bertanggung jawab pada limbah elektronik ini menjadi bentuk kepedulian pada penciptaan lingkungan yang berkelanjutan," kata Ha Sang-chul, Presiden PT LG Electronics Indonesia, akhir pekan lalu.