Sisa Kuota KUR 2026 Rp 46 T, Ini Cara Pengajuan & Simulasi KUR BRI PlafonRp 60 Juta
Jumat, 23 Oktober 2026 09:56 WIB
Oleh: Adi Wikanto, Nurtiandriyani Simamora | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus mendorong penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) untuk membantu pelaku usaha mikro dan kecil meningkatkan usaha. Terbukti, realisasi KUR hingga Oktober 2026 ini telah melewati Rp 250 triliun. Untuk Anda yang ingin mendapatkan pinjaman KUR, berikut contoh skema dan cara pinjam KUR di Bank BRI dengan plafon Rp 60 juta. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan realisasi penyaluran KUR hingga 20 Oktober 2026 telah mencapai Rp 257,84 triliun kepada sekitar empat juta debitur. Dengan kuota KUR tahun 2026 sebesar Rp 300 triliun, sisa kuota tahun ini sekitar Rp 42 triliun. Menurut Airlangga, penyaluran KUR melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dilakukan untuk mendukung kegiatan ekonomi di daerah, termasuk pembiayaan kredit usaha alat dan mesin pertanian (Kredit Alsintan) bagi sektor industri padat karya dan program perumahan.
"Kami terus kembangkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) disalurkan melalui TPAKD di daerah, dimana Kredit Alsintan juga terus didorong, kredit industri padat karya, kredit program perumahan. Jumlahnya semuanya tahun ini dianggarkan Rp 300 triliun. Dan realisasinya sampai dengan 20 Oktober Rp 257,84 triliun dengan 4 juta debitur," ujar Airlangga dalam pidatonya pada agenda Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (RAKORNAS TPAKD) yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di JIExpo Kemayoran, Jakarta Utara, Kamis (22/10/2026). Baca Juga: Prabowo Bidik Kredit Rakyat Rp 400 Triliun pada 2027, Sasar 28 Juta Keluarga Selain mendorong penyaluran KUR, pemerintah juga menjalankan kebijakan pembiayaan bagi perempuan prasejahtera. Airlangga menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto telah mengarahkan penurunan suku bunga kredit bagi kelompok tersebut. Sebelumnya, suku bunga kredit bagi perempuan prasejahtera berada pada kisaran 18% hingga 25%. Kini, pemerintah menurunkan suku bunga tersebut menjadi 8% per tahun dengan skema bunga tetap atau flat. "Dan yang terbaru arahan Bapak Presiden, kredit perempuan prasejahtera, bunganya diturunkan Bapak Presiden dari 18% sampai 25% menjadi 8% flat per tahun. Jadi sudah dilaksanakan," kata Airlangga. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pembiayaan bagi masyarakat, khususnya kelompok prasejahtera, serta mendukung pengembangan usaha produktif di berbagai daerah. Baca Juga: Tekanan CDS & Yield Global Meningkat, Pemerintah Perlu Cermat Mengatur Strategi Utang Cara mengajukan KUR BRI Oktober 2026 BRI adalah bank penyalur KUR terbesar selama ini. Pengajuan KUR BRI dapat dilakukan melalui kantor atau unit kerja BRI. Berikut tahapan umum yang dapat dipersiapkan calon debitur:
Mendatangi kantor cabang atau unit BRI terdekat.
Menjelaskan kebutuhan pembiayaan dan memilih jenis KUR yang sesuai dengan tujuan usaha.
Menyiapkan dokumen identitas serta legalitas usaha.
Mengisi formulir permohonan kredit sesuai arahan petugas.
Menjalani pemeriksaan dokumen dan analisis kelayakan kredit oleh pihak bank.
Mengikuti survei usaha apabila diperlukan.
Menunggu keputusan bank mengenai permohonan pinjaman.
BRI menegaskan bahwa proses pengajuan KUR dilakukan melalui unit kerja resmi dan petugas BRI. Masyarakat perlu berhati-hati terhadap penawaran yang meminta pengajuan melalui tautan tidak resmi atau akun media sosial yang mengatasnamakan bank. Jika permohonan disetujui, pencairan dana dilakukan mengikuti mekanisme yang berlaku. Persetujuan tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan dokumen, tetapi juga hasil analisis bank terhadap pemohon dan kelayakan usahanya. Baca Juga: Kemlu Belum Terbitkan Travel Warning ke Eropa, WNI Diminta Waspada Tabel angsuran KUR BRI Oktober 2026 pinjaman Rp 60 juta Berikut simulasi angsuran KUR BRI untuk pinjaman Rp 60 juta dengan asumsi suku bunga efektif 6% per tahun menurut website resmi Bri.co.id:
Tenor pinjaman
Simulasi angsuran per bulan
12 bulan (1 tahun)
Rp 5.191.605
18 bulan (1,5 tahun)
Rp 3.521.099
24 bulan (2 tahun)
Rp 2.686.355
36 bulan (3 tahun)
Rp 1.852.626
48 bulan (4 tahun)
Rp 1.436.775
60 bulan (5 tahun)
Rp 1.188.072
BRI mencantumkan KUR Mikro dengan plafon di atas Rp 10 juta hingga Rp 100 juta per debitur dan suku bunga mulai dari 6% efektif per tahun. Untuk kredit modal kerja, jangka waktu maksimal yang tercantum adalah tiga tahun, sedangkan kredit investasi dapat memiliki tenor hingga lima tahun. Karena itu, tenor empat atau lima tahun perlu disesuaikan dengan jenis pinjaman yang diajukan. Tonton: KPK Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut, Tersangka Baru Diperiksa! Syarat pengajuan KUR BRI Calon debitur perlu memastikan usaha dan dokumen yang dimiliki memenuhi ketentuan program. Secara umum, persyaratan yang perlu diperhatikan meliputi:
Warga Negara Indonesia (WNI) yang mengajukan pinjaman untuk usaha produktif dan layak.
Usaha telah berjalan aktif sekurang-kurangnya enam bulan.
Memiliki identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK).
Memiliki dokumen atau perizinan usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) atau dokumen lain yang diterima bank.
Memenuhi ketentuan kredit yang berlaku, termasuk ketentuan mengenai pinjaman lain yang sedang berjalan.
Menyiapkan dokumen tambahan apabila diminta oleh pihak BRI.