KONTAN.CO.ID - Minggu lalu, marak situs pendaftaran prakerja palsu yang tersebar di masyarakat. Lewat WAG, link prakerja.vip itu dikatakan sebagai pendaftaran resmi untuk memperoleh kartu pra kerja. Nama situsnya cukup meyakinkan. Permintaan data detail dan tampak resmi. Seperti kita ketahui, mereka yang memegang kartu prakerja, bakal mendapatkan uang saku Rp 600 ribu selama empat bulan, dan pelatihan seharga Rp 3,55 juta. Tak heran, banyak yang terjaring situs palsu itu. Departemen Tenaga Kerja serta Disnaker di daerah, dengan cepat melakukan klarifikasi. Situs palsu tak bisa dibuka lagi. Menyusul link pendaftaran prakerja, minggu ini muncul pula pemalsu form pengajuan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahap 3, yang mulai bisa dicairkan. Bantuan Rp 2,4 juta per orang dari pemerintah ini memang menggiurkan, terlebih pada masa sekarang. Makanya, link formulir palsu ini juga banyak diakses orang. Tampilannya cukup meyakinkan, dengan pernyataan bahwa pengisinya akan dipanggil ke bank, melalui SMS. Kementerian Koperasi dan UKM memasang informasi bahwa link ini hoaks. Apalagi, berbeda dengan Kartu Prakerja, penerima BPUM diajukan oleh Dinas Koperasi dan UKM setempat, atau lembaga yang ditunjuk, seperti koperasi dan bank.
Sisi Gelap
KONTAN.CO.ID - Minggu lalu, marak situs pendaftaran prakerja palsu yang tersebar di masyarakat. Lewat WAG, link prakerja.vip itu dikatakan sebagai pendaftaran resmi untuk memperoleh kartu pra kerja. Nama situsnya cukup meyakinkan. Permintaan data detail dan tampak resmi. Seperti kita ketahui, mereka yang memegang kartu prakerja, bakal mendapatkan uang saku Rp 600 ribu selama empat bulan, dan pelatihan seharga Rp 3,55 juta. Tak heran, banyak yang terjaring situs palsu itu. Departemen Tenaga Kerja serta Disnaker di daerah, dengan cepat melakukan klarifikasi. Situs palsu tak bisa dibuka lagi. Menyusul link pendaftaran prakerja, minggu ini muncul pula pemalsu form pengajuan Banpres Produktif Usaha Mikro (BPUM) Tahap 3, yang mulai bisa dicairkan. Bantuan Rp 2,4 juta per orang dari pemerintah ini memang menggiurkan, terlebih pada masa sekarang. Makanya, link formulir palsu ini juga banyak diakses orang. Tampilannya cukup meyakinkan, dengan pernyataan bahwa pengisinya akan dipanggil ke bank, melalui SMS. Kementerian Koperasi dan UKM memasang informasi bahwa link ini hoaks. Apalagi, berbeda dengan Kartu Prakerja, penerima BPUM diajukan oleh Dinas Koperasi dan UKM setempat, atau lembaga yang ditunjuk, seperti koperasi dan bank.