Sistem Parkir Otomatis: Visibilitas Data Jadi Kunci Pendapatan Baru



KONTAN.CO.ID - Di tengah tuntutan efisiensi operasional dan transparansi pengelolaan aset, sistem parkir otomatis mulai dilirik sebagai sektor investasi baru yang menjanjikan. Fasilitas parkir yang sebelumnya hanya berfungsi sebagai penunjang kini bertransformasi menjadi bagian dari strategi monetisasi kawasan dan sumber pendapatan berkelanjutan.

CEO MSM Parking Group Yoel Liem Yusnarto menilai digitalisasi sistem parkir memberikan nilai tambah signifikan bagi pengelola kawasan. Menurutnya, data yang dihasilkan dari sistem otomatis menjadi fondasi penting dalam pengambilan keputusan bisnis.

“Parkir dengan sistem otomatis memberikan visibilitas data yang sangat penting. Dengan data yang akurat, keputusan bisnis bisa diambil secara lebih terukur,” kata Yoel dalam keterangannya, Minggu (11/1/2026).


Bagi pengelola kawasan komersial, perumahan, rumah sakit, hingga fasilitas publik, parkir memiliki karakteristik pendapatan yang relatif stabil. Namun potensi tersebut kerap tidak tergarap optimal ketika pengelolaannya masih dilakukan secara manual, terutama akibat keterbatasan pencatatan transaksi dan pengawasan pendapatan.

Yoel menilai penerapan sistem parkir otomatis yang terintegrasi dengan pembayaran non tunai mampu menjawab tantangan tersebut. Melalui penggunaan palang parkir otomatis, barrier gate, serta integrasi pembayaran digital seperti QRIS parkir, uang elektronik, dan e-wallet, seluruh transaksi tercatat secara digital dan real time.

Baca Juga: Dampak PP 42/2025: Hakim Kelas II Kini Terima Rp 54,7 Juta per Bulan

Dengan sistem tersebut, pengelola kawasan dapat memantau arus kendaraan dan pendapatan secara transparan. Risiko selisih pendapatan dapat ditekan, proses rekonsiliasi menjadi lebih cepat, serta ketergantungan pada transaksi tunai dan pencatatan manual dapat diminimalkan.

Selain meningkatkan efisiensi operasional, sistem parkir otomatis juga menghasilkan data yang bernilai strategis. Data tersebut dapat dimanfaatkan untuk menganalisis jam sibuk, durasi parkir, tingkat okupansi, hingga pola pergerakan kendaraan.

Informasi ini membantu pengelola kawasan dalam mengoptimalkan tarif parkir, mengatur kapasitas lahan, serta menyusun rencana pengembangan jangka panjang. Dengan pendekatan berbasis data, perhitungan tingkat pengembalian investasi (return on investment/ROI) menjadi lebih terukur dan realistis.

Di industri teknologi parkir nasional, MSM Parking Group menjadi salah satu penyedia solusi sistem parkir otomatis terintegrasi. Perusahaan ini menawarkan berbagai produk dan layanan, mulai dari palang parkir otomatis, sistem parkir berbasis RFID, hingga perangkat lunak parkir yang mendukung efisiensi dan transparansi pengelolaan.

Tonton: SPBU 97% Beroperasi, Pertamina Pastikan Stok BBM–LPG Aman di Wilayah Bencana Sumatra

Seiring meningkatnya adopsi sistem parkir otomatis di berbagai daerah, MSM Parking Group mencatat pertumbuhan bisnis yang konsisten. Ekspansi proyek di sejumlah wilayah mencerminkan meningkatnya minat pasar terhadap solusi parkir digital sebagai bagian dari transformasi pengelolaan kawasan.

Dalam jangka menengah, perusahaan juga menyiapkan rencana penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penguatan struktur permodalan, peningkatan tata kelola perusahaan, serta upaya mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Selanjutnya: Mantan Menag Tersangka: 10.000 Kuota Haji Reguler Dicurigai Hilang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News