Siswa, Yuk Jaga Lingkungan Hidup dengan Langkah-langkah Pelestarian Ini



KONTAN.CO.ID -  Pada tanggal 5 Juni 2022 lalu, diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia dan tahun ini merupakan perayaan 50 tahun Konferensi Stockholm. 

Agar tetap lestari hingga waktu yang lama, lingkungan hidup wajib untuk dijaga. Lingkungan yang terjaga bisa dinikmati hingga generasi masa depan.

Hal-hal kecil seperti tidak membuang sampah sembarangan hingga memakai air dengan bijak menjadi dua dari sekian banyak cara untuk menjaga lingkungan hidup.


Apa saja langkah langkah lain untuk menjaga lingkungan hidup kita? Berikut langkah pelestarian lingkungan hidup, dirangkum dari laman Direktorat SMP Kemendikbud Ristek.

Baca Juga: Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate di BUMN Sucofindo 2022, Ini Syarat Daftarnya

Membuang sampah pada tempatnya

Samah satu ancaman kelestarian lingkungan hidup di Indonesia adalah sampah. Terlebih masih banyak masyarakat Indonesia yang belum membuang sampah secara tertib di tempatnya. 

Tidak sedikit masyarakat yang tinggal di bantaran sungai membuang sampah sembarangan ke aliran sungai. Tidak hanya sampah rumah tangga, bahkan beberapa sungai juga menjadi tempat pembuangan limbah pabrik.

Hal ini kemudian mengakibatkan air sungai menjadi tercemar dan aliran sungai menjadi terhambat sehingga berpotensi mengakibatkan banjir di wilayah tersebut. 

Karena tindakan ini, lingkungan juga menjadi tidak sehat karena banyak sampah yang mengapung di pinggir sungai. 

Tidak membakar sampah

Aktivitas membakar sampah sangat tidak disarankan sebenarnya tidak disarankan. Asap yang dihasilkan sampah yang terbakar mengandung gas yang menyebabkan kerusakan ozon. 

Padahal ozon memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan makhluk hidup di bumi. Jika lapisan ozon rusak, akan menyebabkan berbagai macam kerugian. 

Ozon memiliki fungsi yang beragam dan penting bagi kita untuk menjaga agar lapisan ini tidak rusak. Fungsi dari ozon diantaranya:

  • Mengatur jumlah atau porsi sinar ultraviolet yang masuk ke permukaan bumi
  • Melindungi Bumi agar sinar ultraviolet tersebut tidak langsung mengenai permukaan bumi
  • Menyerap sinar ultraviolet
  • Menjaga suhu di Bumi agar tetap stabil
  • Melindungi permukaan Bumi dari benda- benda langit yang jatuh
Baca Juga: Kemenag Buka Pendaftaran 4 Program Beasiswa 2022 untuk Mahasiswa, Simak Infonya

Memanfaatkan energi dengan bijak

Salah satu cara untuk melestarikan lingkungan hidup selanjutnya adalah menghemat energi. Langkah ini bahkan bisa dilakukan melalui kegiatan sederhana yang biasa kita lakukan sehari-hari. 

Anda bisa memulainya dengan mematikan lampu di siang hari atau sedang tidak dipakai. Penghematan energi juga bisa dilakukan dengan menghemat BBM dengan meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor. 

Jika Anda hendak pergi ke tempat yang relatif dekat, gunakan sepeda atau berjalan kaki agar emisi dari kendaraan tidak mencemari udara. 

Menggunakan produk daur ulang 

Produk daur ulang saat ini sudah mulai banyak digemari masyarakat, khususnya yang orang-orang yang sadar akan kelestarian lingkungan. 

Menggunakan produk daur ulang dapat menjadi langkah yang membantu mengurangi sampah, khususnya sampah yang tidak bisa diurai oleh alam. 

Anda bisa mencoba membuat produk daur ulang dari sampah rumah tangga contohnya memanfaatkan kardus bekas menjadi wadah tempat penyimpanan. 

Jika Anda belum memahami bagaimana cara membuat barang dari sampah daur ulang, Anda bisa membeli produk-produk hasil daur ulang di pasaran. 

Menanam pohon

Jumlah lahan hijau, khususnya di Indonesia, mulai menurun dan menjadi masalah yang tidak boleh diabaikan. 

Tindakan nyata untuk melestarikan lahan hijau yang mudah kita lakukan adalah dengan menanam pohon di sekitar rumah. 

Area pekarangan rumah yang ditanami pohon berfungsi sebagai area resapan air. Bila curah hujan tinggi, area resapan air inilah yang bisa mencegah terjadinya banjir.

Baca Juga: Pendaftaran Jalur CBT UM UGM Tahun 2022 Dibuka, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Mengurangi sampah

Tahukah Anda jika sampah yang dihasilkan di Indonesia setiap tahunnya mencapai angka yang sangat tinggi? 

Berdasarkan data Direktorat Penanganan Sampah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2021, terdapat 23,040,652.28 ton timbulan sampah yang berasal dari sampah rumah tangga. 

Dari angka tersebut, sampah sejenis sampah rumah tangga mencapai 28,29% dari total timbulan sampah yang ada merupakan jenis sampah sisa makanan dan 15.69% adalah sampah plastik. 

Untuk melestarikan lingkungan dengan mengurangi timbulan sampah dari aktivitas sehari-hari khususnya sampah makanan dan sampah plastik, kita perlu bijak saat mengambil makanan untuk dimakan.

Ketika mengambil makanan, pastikan makanan tersebut dapat dihabiskan sehingga tidak terbuang. Sedangkan sampah plastik bisa ditanggulangi dengan menggunakan kantong belanja dari kain serta menggunakan wadah yang bisa digunakan berkali-kali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News