KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek sektor unggas (poultry) dinilai masih menarik pada paruh kedua 2026 seiring potensi perbaikan margin bisnis pakan serta kondisi pasokan ayam yang diperkirakan tetap terkendali. Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dan Wilastita Muthia Sofi menilai salah satu katalis positif berasal dari skema impor bungkil kedelai alias soybean meal (SBM) melalui Berdikari yang telah berjalan sekitar dua bulan. Meski perusahaan belum mengungkapkan besaran manfaat ekonominya, keduanya memperkirakan skema tersebut dapat memberikan tambahan margin sekitar 5%, dengan dampak penuh mulai terlihat pada kuartal III-2026. Selain itu, kondisi pasokan ayam juga diperkirakan masih kondusif. Meskipun pemerintah menetapkan kuota impor grand parent stock (GPS) sebanyak 800.000 ekor pada tahun ini, realisasi impor diperkirakan tidak akan mencapai kuota yang ditetapkan sehingga risiko kelebihan pasokan masih relatif terbatas.
Skema Impor Bungkil Kedelai Topang Margin, Sektor Poultry Masih Layak Dikoleksi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Prospek sektor unggas (poultry) dinilai masih menarik pada paruh kedua 2026 seiring potensi perbaikan margin bisnis pakan serta kondisi pasokan ayam yang diperkirakan tetap terkendali. Analis BRI Danareksa Sekuritas Victor Stefano dan Wilastita Muthia Sofi menilai salah satu katalis positif berasal dari skema impor bungkil kedelai alias soybean meal (SBM) melalui Berdikari yang telah berjalan sekitar dua bulan. Meski perusahaan belum mengungkapkan besaran manfaat ekonominya, keduanya memperkirakan skema tersebut dapat memberikan tambahan margin sekitar 5%, dengan dampak penuh mulai terlihat pada kuartal III-2026. Selain itu, kondisi pasokan ayam juga diperkirakan masih kondusif. Meskipun pemerintah menetapkan kuota impor grand parent stock (GPS) sebanyak 800.000 ekor pada tahun ini, realisasi impor diperkirakan tidak akan mencapai kuota yang ditetapkan sehingga risiko kelebihan pasokan masih relatif terbatas.