KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuat skema penjatahan bookbuilding pada saat initial public offering (IPO) bagi investor ritel sepertinya disambut baik oleh anggota bursa atau perusahaan sekuritas. Saat ini, penjatahan ritel belum diatur. Adapun skema yang nantinya akan masuk di dalam aturan electronic bookbuilding ini akan memberikan porsi atau jatah yang lebih besar bagi investor ritel dalam menyerap dana IPO yang sebelumnya biasa diserap lebih besar oleh investor non ritel. Direktur Utama PT Jasa Utama Capital, Deddy Suganda Widjaja mengatakan, pihaknya mengharapkan porsi bookbuilding ritel bisa sebesar 10% dari nilai IPO. Namun menurutnya besaran angka pastinya masih dalam tahap pembahasan.
Skema penjatahan IPO, sekuritas usulkan jatah ritel 10%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rencana Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membuat skema penjatahan bookbuilding pada saat initial public offering (IPO) bagi investor ritel sepertinya disambut baik oleh anggota bursa atau perusahaan sekuritas. Saat ini, penjatahan ritel belum diatur. Adapun skema yang nantinya akan masuk di dalam aturan electronic bookbuilding ini akan memberikan porsi atau jatah yang lebih besar bagi investor ritel dalam menyerap dana IPO yang sebelumnya biasa diserap lebih besar oleh investor non ritel. Direktur Utama PT Jasa Utama Capital, Deddy Suganda Widjaja mengatakan, pihaknya mengharapkan porsi bookbuilding ritel bisa sebesar 10% dari nilai IPO. Namun menurutnya besaran angka pastinya masih dalam tahap pembahasan.