KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memperkuat koordinasi Fiskal-Moneter, Bank Indonesia (BI) akan menaikkan remunerasi atau bunga atas dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral. Langkah ini menjadi solusi untuk mengompensasi kenaikan beban bunga pemerintah akibat meningkatnya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), sekaligus menjaga stabilitas rupiah melalui masuknya aliran modal asing. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, selama ini BI memberikan remunerasi kepada pemerintah sebesar 80% dari BI Rate. Ke depan, besaran tersebut akan ditingkatkan menjadi di atas BI Rate agar kenaikan biaya bunga pemerintah dapat tertutupi.
Skema Win-Win Solution Fiskal-Moneter, BI Kerek Remunerasi Penempatan Dana Pemerintah
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memperkuat koordinasi Fiskal-Moneter, Bank Indonesia (BI) akan menaikkan remunerasi atau bunga atas dana pemerintah yang ditempatkan di bank sentral. Langkah ini menjadi solusi untuk mengompensasi kenaikan beban bunga pemerintah akibat meningkatnya imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN), sekaligus menjaga stabilitas rupiah melalui masuknya aliran modal asing. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, selama ini BI memberikan remunerasi kepada pemerintah sebesar 80% dari BI Rate. Ke depan, besaran tersebut akan ditingkatkan menjadi di atas BI Rate agar kenaikan biaya bunga pemerintah dapat tertutupi.
TAG: