SKIA E&C Soroti Pemanfaatan IoT untuk Sistem Proteksi Kebakaran di Fasilitas Industri



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengelola fasilitas industri dan komersial perlu memperhatikan integrasi sistem deteksi, pemantauan, dan penanganan risiko kebakaran seiring meningkatnya kompleksitas operasional. Salah satu teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengawasan tersebut adalah Internet of Things (IoT).

SKIA E&C Pte Ltd Kantor Perwakilan Indonesia menilai, pemanfaatan teknologi terkoneksi dapat membantu pengelola fasilitas memantau kondisi sistem proteksi kebakaran dan menerima informasi ketika muncul indikasi masalah.

Teknologi tersebut berpotensi diterapkan di berbagai fasilitas, mulai dari kawasan industri, gudang, bangunan komersial, pusat data, hingga lokasi yang menggunakan sistem penyimpanan energi berbasis baterai. Namun, penerapannya perlu disesuaikan dengan karakteristik risiko dan kebutuhan keselamatan masing-masing fasilitas.


Baca Juga: Gudang Sekar Bumi (SKBM) di Tangerang Kebakaran, Manajemen Masih Hitung Efeknya

Director SKIA E&C Pte Ltd Kantor Perwakilan Indonesia, Ang Tiat Leong mengatakan, proteksi kebakaran tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan alat pemadam. Sistem deteksi, pemantauan, peralatan proteksi, dan kesiapan personel juga perlu menjadi bagian dari perencanaan keselamatan.

“Keselamatan kebakaran tidak hanya bergantung pada satu perangkat atau teknologi. Deteksi, pemantauan, peralatan proteksi yang sesuai, dan kesiapsiagaan personel perlu dipertimbangkan sebagai bagian dari pendekatan yang terintegrasi,” ujar Ang dalam keterangan tertulis, Minggu (11/10/2026).

Dalam penerapannya, sistem pemantauan berbasis IoT dapat membantu menyampaikan status operasional perangkat kepada pihak yang bertanggung jawab. Informasi tersebut dapat menjadi bahan untuk menentukan tindak lanjut ketika ditemukan kondisi yang memerlukan pemeriksaan.

Meski demikian, efektivitas sistem tetap bergantung pada desain, kualitas instalasi, pemeliharaan peralatan, serta keandalan jaringan komunikasi. Teknologi pemantauan juga tidak menggantikan kebutuhan akan perangkat proteksi yang sesuai, prosedur tanggap darurat, dan pelatihan personel.

Baca Juga: Ledakan Kecerdasan Buatan dan IoT Mendorong Industri Data Center Masuki Era Baru

Bagi pelaku industri, evaluasi berkala terhadap sistem proteksi kebakaran menjadi salah satu langkah untuk menyesuaikan pengamanan dengan perubahan aktivitas operasional dan profil risiko fasilitas.

SKIA E&C menyoroti pentingnya pembagian tanggung jawab yang jelas dalam pengelolaan sistem tersebut, termasuk pemantauan peringatan, pemeliharaan peralatan, dan pelaksanaan prosedur respons darurat.

Pendekatan ini menempatkan teknologi sebagai salah satu unsur pendukung keselamatan fasilitas, dengan efektivitas yang tetap ditentukan oleh kesesuaian sistem dan kesiapan operasional pengelolanya.

Baca Juga: Teknologi IoT Mendorong Pertumbuhan Smart Home di Indonesia

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News