KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto meresmikan uji coba (field trial/FT) injeksi chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak produksi minyak di tengah kondisi banyak lapangan migas nasional yang sudah memasuki tahap matang (mature). Kegiatan ini dijalankan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina EP – Samudera Energy Bandar Wijaya Property (BWP) Meruap melalui penerapan metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Teknologi ini digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari sumur-sumur yang produksinya mulai menurun. Melalui uji coba injeksi chemical ini, perolehan minyak diproyeksikan meningkat hingga sekitar 16% dari 16 sumur yang terdiri dari 3 sumur injeksi dan 13 sumur produksi. Program ini juga ditargetkan menambah cadangan sekitar 50.000 barel serta meningkatkan produksi menjadi 280 barel per hari, atau naik lebih dari 50% dibandingkan baseline saat ini sebesar 180 barel per hari pada tiga pola pengembangan tersebut.
SKK Migas Uji Coba Injeksi Kimia di Lapangan Meruap, Targetkan Produksi Naik 50%
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto meresmikan uji coba (field trial/FT) injeksi chemical di Lapangan Meruap, Kabupaten Sarolangun, Jambi. Program ini menjadi salah satu upaya untuk mendongkrak produksi minyak di tengah kondisi banyak lapangan migas nasional yang sudah memasuki tahap matang (mature). Kegiatan ini dijalankan oleh Kerja Sama Operasi (KSO) Pertamina EP – Samudera Energy Bandar Wijaya Property (BWP) Meruap melalui penerapan metode Enhanced Oil Recovery (EOR). Teknologi ini digunakan untuk meningkatkan perolehan minyak dari sumur-sumur yang produksinya mulai menurun. Melalui uji coba injeksi chemical ini, perolehan minyak diproyeksikan meningkat hingga sekitar 16% dari 16 sumur yang terdiri dari 3 sumur injeksi dan 13 sumur produksi. Program ini juga ditargetkan menambah cadangan sekitar 50.000 barel serta meningkatkan produksi menjadi 280 barel per hari, atau naik lebih dari 50% dibandingkan baseline saat ini sebesar 180 barel per hari pada tiga pola pengembangan tersebut.
TAG: