KONTAN.CO.ID - SM Entertainment, raksasa industri hiburan Korea Selatan yang menaungi grup global seperti Aespa, NCT, dan Riize, resmi membuka SM Universe Singapore, akademi pelatihan K-pop pertamanya di Asia Tenggara sekaligus yang pertama di luar Korea Selatan, pada Sabtu (24/1/2026). Melansir
Channelnewsasia pada Senin (26/1/2026), SM Universe Singapore berlokasi di *SCAPE, kawasan Orchard Road, dan menawarkan pelatihan vokal, tari, performa, hingga produksi musik.
Baca Juga: Taiwan Waspadai Perubahan yang Dinilai Abnormal di Kepemimpinan Militer China Sejak peluncuran terbatas (
soft launch) pada Juni 2025, akademi ini telah memperkenalkan lebih dari 70 program dan melatih lebih dari 600 siswa yang berasal dari lebih dari 10 negara. Pada awal Januari 2026, SM Universe Singapore juga meluncurkan program unggulan pelatihan profesional. Program selektif berdurasi 10 minggu tersebut dirancang setara standar industri dan diakhiri dengan pengalaman pengayaan selama satu minggu di SM Universe Seoul, termasuk peluang audisi ke agensi hiburan Korea Selatan. Dalam sambutannya saat peresmian, Menteri Hukum sekaligus Menteri Kedua Dalam Negeri Singapura Edwin Tong menegaskan komitmen jangka panjang Singapura dalam mengembangkan seni dan mendukung talenta kreatif muda agar mampu bersaing di panggung global. Ia menilai, kehadiran SM Universe Singapore membuka akses terhadap pelatihan berkualitas tinggi serta jejaring internasional.
Baca Juga: Korea Selatan Membidik US$27 Miliar dari Proyek Kapal Selam Kanada “Menjadi profesional di bidang seni di ruang sendiri adalah satu hal, tetapi mampu terhubung dengan jaringan internasional, berkolaborasi, dan memanfaatkan platform global untuk menunjukkan kemampuan adalah hal yang berbeda,” ujar Tong. “Memiliki fasilitas seperti ini di tanah air, dengan kolaborasi para ahli yang memiliki jaringan di Korea dan internasional, sangat penting untuk melangkah ke tahap berikutnya,” tambahnya. Chief Executive Officer SM Entertainment Daniel Jang menyebut, kampus Singapura sebagai terobosan baru dalam industri K-pop. “Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah K-pop sebuah perusahaan hiburan besar mendirikan institusi pelatihan K-pop untuk mendidik siswa Korea dan internasional, sekaligus bermitra dengan institusi luar negeri untuk membuka kampus lokal di luar Korea,” ujarnya. Sementara itu, Chief A&R Officer SM Entertainment Chris Lee menegaskan bahwa K-pop lebih dari sekadar musik dan pertunjukan.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Terus Naik Senin (26/1) Pagi: Brent ke US$66 dan WTI ke US$61,21 “K-pop bukan hanya tentang melodi yang mudah diingat atau performa yang kuat. K-pop adalah bahasa empati yang menyuarakan semangat sehat, harapan, dan cinta, serta menghubungkan generasi muda lintas negara,” kata Lee.
Acara peresmian dimeriahkan oleh penampilan siswa regional, dilanjutkan dengan tur fasilitas akademi. Anggota Riize, Anton dan Sohee, yang tengah berada di Singapura untuk konser satu malam, turut hadir dalam seremoni penyingkapan plakat peresmian.