JAKARTA. Perusahaan feronikel Sulawesi Mining Investment (SMI) menginvestasikan US$ 2,45 miliar untuk membangun pabrik feronikel, stainless steel dan baja sampai 2017. SMI juga tengah mengajukan keringan pajak tax holiday kepada pemerintah. Berdasarkan siaran pers yang diterima KONTAN, pada Jumat (29/5), SMI melakukan tiga kali tahap investasi. Investasi tahap pertama sebesar US$ 635,57 juta untuk bangun pabrik produksi Nickel Pig Iron (NPI) dengan kapasitas 300.000 ton per tahun, di daerah Morowali, Sulawesi Tenggara. Selain itu perusahaan juga akan membangun pembangkit listrik tenaga uap dengan kapasitas 2X65 megawatt. Investasi ini sudah rampung dan sudah beroperasi. Investasi kedua adalah sebesar US$ 1,04 miliar. Adapun investasi tersebut untuk menambah kapasitas produksi NPI sebesar 600.000 ton per tahun. Selain itu perusahaan akan membuat PLTU dengan kapasitas 2X150 MW. Investasi kedua diperkirakan akan selesai pada Desember 2015.
SMI investasi US$ 2,45 M bangun pabrik Feronikel
JAKARTA. Perusahaan feronikel Sulawesi Mining Investment (SMI) menginvestasikan US$ 2,45 miliar untuk membangun pabrik feronikel, stainless steel dan baja sampai 2017. SMI juga tengah mengajukan keringan pajak tax holiday kepada pemerintah. Berdasarkan siaran pers yang diterima KONTAN, pada Jumat (29/5), SMI melakukan tiga kali tahap investasi. Investasi tahap pertama sebesar US$ 635,57 juta untuk bangun pabrik produksi Nickel Pig Iron (NPI) dengan kapasitas 300.000 ton per tahun, di daerah Morowali, Sulawesi Tenggara. Selain itu perusahaan juga akan membangun pembangkit listrik tenaga uap dengan kapasitas 2X65 megawatt. Investasi ini sudah rampung dan sudah beroperasi. Investasi kedua adalah sebesar US$ 1,04 miliar. Adapun investasi tersebut untuk menambah kapasitas produksi NPI sebesar 600.000 ton per tahun. Selain itu perusahaan akan membuat PLTU dengan kapasitas 2X150 MW. Investasi kedua diperkirakan akan selesai pada Desember 2015.