SMI Punya Surat Utang Jatuh Tempo Rp 3,1 Triliun, Ini Strategi Pelunasannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) memiliki surat utang senilai total Rp 3,1 triliun yang akan jatuh tempo pada akhir 2026.

Surat utang tersebut terdiri dari tiga instrumen yang seluruhnya memiliki peringkat tinggi.

Pertama, Obligasi Berkelanjutan III Tahap IV Tahun 2023 Seri B dengan peringkat idAAA senilai Rp 600 miliar. Obligasi tersebut akan jatuh tempo pada 14 Desember 2026.


Baca Juga: IBMA Meluncur, Saham Emas HRTA hingga ANTM Berpeluang Jadi Emiten Penaguk Cuan

Kedua, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2025 Seri A dengan peringkat idAAA senilai Rp800 miliar yang akan jatuh tempo pada 7 Desember 2026.

Ketiga, Sukuk Mudharabah Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2025 Seri A dengan peringkat idAAA(sy) senilai Rp 1,7 triliun. Sukuk tersebut juga akan jatuh tempo pada 7 Desember 2026.

Analis Pefindo Reza Firdaus dan Adrian Noer menyampaikan bahwa SMI berencana melunasi seluruh surat utang yang jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal perusahaan.

"Perusahaan berencana melunasi surat utang yang akan jatuh tempo tersebut menggunakan dana internal, dengan kas dan setara kas per akhir Juni 2026 tercatat senilai Rp 12,68 triliun," ujar Reza dan Adrian dalam keterangan resmi, Jumat (21/8/2026).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News