KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau PT SMI menyalurkan pembiayaan kepada tiga Pemerintah Daerah di Provinsi Lampung, yaitu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanggamus, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, dan Pemkab Lampung Timur, dengan total nilai Rp 364,15 miliar. Direktur Pembiayaan Publik dan Pengembangan Proyek PT SMI Faaris Pranawa mengatakan pembiayaan tersebut dialokasikan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan, revitalisasi trotoar dan drainase, serta pembangunan jembatan guna mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut. Secara rinci, pembiayaan kepada Pemkab Tanggamus senilai Rp 65 miliar akan digunakan untuk peningkatan lima ruas jalan, pemeliharaan delapan ruas jalan, serta pembangunan dua jembatan.
Baca Juga: Likuiditas Ketat, Bank Digital Genjot Dana Murah untuk Jaga Margin Selanjutnya, Pemkot Bandar Lampung memperoleh pembiayaan sebesar Rp 99,15 miliar untuk peningkatan enam ruas jalan, revitalisasi trotoar pada tiga ruas jalan, serta revitalisasi trotoar dan drainase pada satu ruas jalan. Adapun Pemkab Lampung Timur memperoleh pembiayaan sebesar Rp 200 miliar yang akan dimanfaatkan untuk penanganan lima ruas jalan strategis. Faaris menerangkan bahwa infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam meningkatkan produktivitas daerah dan membuka akses ekonomi masyarakat. Melalui pembiayaan kepada Kabupaten Tanggamus, Kota Bandar Lampung, dan Kabupaten Lampung Timur, dia bilang PT SMI turut mendukung percepatan penyediaan infrastruktur yang mampu meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas masyarakat. "Selain itu, dapat memperkuat distribusi barang dan jasa, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," ujar Faaris dalam keterangan resmi, Kamis (13/8/2026). Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi menyampaikan dukungan pembiayaan dari PT SMI akan mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur dasar di wilayah Tanggamus. "Dukungan PT SMI akan membantu kami memperkuat konektivitas antarwilayah. Dengan demikian, aktivitas masyarakat dan distribusi hasil produksi dapat berjalan lebih lancar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," tuturnya. Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan bahwa pembiayaan dari PT SMI menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan infrastruktur perkotaan. "Dukungan pembiayaan dari PT SMI menjadi kolaborasi yang sangat berarti untuk mempercepat realisasi program pembangunan prioritas, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat melalui mobilitas yang lebih lancar, lingkungan yang lebih nyaman, dan pelayanan publik yang makin baik,” katanya.
Baca Juga: KUR BRI Tembus Rp 103,81 Triliun hingga Juni 2026, 487.000 Debitur Naik Kelas Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyampaikan bahwa pembangunan jalan akan memberikan dampak positif terhadap konektivitas dan pengembangan potensi ekonomi daerah. Dia menerangkan perbaikan ruas-ruas jalan strategis akan membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat, serta mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi lainnya. Sementara itu, Faaris menerangkan pembiayaan yang diberikan PT SMI di tiga daerah akan meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, meningkatkan aksesibilitas menuju pusat-pusat kegiatan ekonomi, serta menurunkan biaya transportasi dan waktu tempuh masyarakat.
Selain itu, dia menyebut pembangunan jalan, trotoar, drainase, dan jembatan juga akan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, memperkuat akses terhadap pelayanan publik, mengurangi risiko genangan, serta mendukung pembangunan perkotaan dan wilayah yang lebih berkelanjutan. Faaris berharap dukungan pembiayaan PT SMI mampu memperkuat daya saing daerah, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif di Provinsi Lampung. Hingga Juni 2026, PT SMI telah mencatatkan total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp 37,41 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp 13,67 triliun. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News