SMI Salurkan Pembiayaan Syariah Rp 50,15 Miliar untuk Layanan Air Minum Cilacap



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) menyalurkan pembiayaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berbasis syariah untuk pertama kalinya senilai Rp 50,15 miliar kepada Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Wijaya Kabupaten Cilacap (PERUMDAM Tirta Wijaya). 

Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah mengatakan pembiayaan pembangunan daerah melalui pembiayaan investasi tersebut menggunakan skema Musyarakah Mutanaqishah (MMq) untuk mendukung penggantian jaringan pipa Asbestos Cement Pipe (ACP) DN 600 milimeter (mm) menjadi High Density Polyethylene (HDPE) DN 630 mm sepanjang 4,63 kilometer pada jaringan distribusi cabang kota.

Reynaldi mengungkapkan pembiayaan itu menjadi bagian dari upaya PT SMI dalam memperluas alternatif pembiayaan bagi pemerintah daerah dan BUMD, sekaligus menunjukkan komitmen perusahaan untuk menghadirkan solusi pembiayaan yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah. 


Baca Juga: Aset Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Capai Rp 1,64 Triliun per Juli 2026

Dia menerangkan bahwa pembiayaan publik syariah perdana bagi BUMD menjadi bagian dari upaya PT SMI menghadirkan alternatif pembiayaan yang makin beragam untuk mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur publik. 

"Melalui skema MMq, kami ingin menghadirkan pembiayaan dengan prinsip syariah dan dapat menjawab kebutuhan investasi daerah secara konkret. Kami melihat PERUMDAM Tirta Wijaya memiliki kinerja yang baik dan kapasitas keuangan kuat, sehingga proyek itu menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan air minum bagi masyarakat Cilacap,” ujar Reynaldi.

Reynaldi menyampaikan penggantian pipa ACP menjadi HDPE sepanjang 4,63 kilometer diharapkan dapat meningkatkan keandalan jaringan distribusi, mengurangi potensi kehilangan air akibat kerusakan jaringan, serta meningkatkan tekanan dan kontinuitas aliran kepada pelanggan. Dia bilang penguatan jaringan distribusi juga menjadi penting untuk meningkatkan cakupan pelayanan dan konsumsi air domestik PERUMDAM Tirta Wijaya. 

Lebih lanjut, Reynaldi mengatakan kerja sama itu makin memperkuat peran PT SMI dalam memperluas ruang fiskal pemerintah daerah melalui alternatif pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dia juga bilang dukungan pembiayaan kepada BUMD milik pemerintah daerah dari PT SMI memungkinkan pemerintah daerah memenuhi kebutuhan pendanaan pembangunan tanpa mengurangi ruang anggaran untuk menjaga keberlanjutan kebutuhan dan layanan publik lainnya. 

Hingga Juli 2026, PT SMI mencatat total komitmen pembiayaan daerah sebesar Rp 37,19 triliun, dengan outstanding pembiayaan mencapai Rp 13,21 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News