KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dapat memperkuat daya saing industri air minum dalam kemasan (AMDK). Meski begitu, pelaku usaha menilai perlu masa transisi dan dukungan pemerintah agar implementasi kebijakan tersebut tidak membebani perusahaan skala kecil dan menengah. Sebagian pelaku usaha kecil dan menengah di daerah masih menghadapi keterbatasan kapasitas teknis maupun sumber daya. Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo mengatakan, pemberlakuan SNI wajib memberikan dampak positif terhadap iklim usaha industri AMDK.
SNI Wajib Memperkuat Industri AMDK, Tapi Pelaku Kecil Butuh Ada Masa Transisi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dapat memperkuat daya saing industri air minum dalam kemasan (AMDK). Meski begitu, pelaku usaha menilai perlu masa transisi dan dukungan pemerintah agar implementasi kebijakan tersebut tidak membebani perusahaan skala kecil dan menengah. Sebagian pelaku usaha kecil dan menengah di daerah masih menghadapi keterbatasan kapasitas teknis maupun sumber daya. Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Air Minum Dalam Kemasan Nusantara (Amdatara), Karyanto Wibowo mengatakan, pemberlakuan SNI wajib memberikan dampak positif terhadap iklim usaha industri AMDK.