KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) enggan berkomentar banyak ketika ditanya mengenai kemungkinan melanjutkan jabatannya sebagai Menteri Sosial (Mensos) di era Prabowo Subianto. Gus Ipul menegaskan, siapa pun memiliki peluang untuk menjadi Mensos di masa mendatang. Dia juga optimistis bahwa kandidat yang dipilih oleh Prabowo akan membawa perubahan yang lebih baik.
"Kementerian ini kan kementeriannya bisa siapa saja. Kementerian ini bisa dipimpin oleh siapa saja," kata Gus Ipul di Jakarta, Senin (7/10/2024). "Kita doakan pokoknya, dan tunggu aja, kita percayakan penuh pada Presiden ya," lanjut dia. Baca Juga: Hashim Djojohadikusumo: Saya Tidak Minat Jadi Menteri Gus Ipul berharap, siapa pun yang menjabat sebagai Mensos nanti akan tetap dapat memberikan kontribusi besar dalam menyejahterakan masyarakat. "Tetapi layanan kementerian ini itu harus tetap besar," tuturnya. Ketika ditanya apakah Presiden Terpilih Prabowo sudah menghubunginya terkait peluang jabatan yang akan diberikan, Gus Ipul menyatakan, bukan kapasitasnya untuk menjawab pertanyaan tersebut. "Itu bukan kapasitas saya untuk menjawab," ujarnya. Sebelumnya, diberitakan bahwa Prabowo menargetkan susunan kabinet bakal rampung pada 15 Oktober 2024, lima hari sebelum pelantikan sebagai presiden. Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan, Prabowo memerlukan waktu yang tidak sebentar untuk menyusun kabinet akibat dinamika terkait nama-nama yang masuk dalam susunan tersebut.