KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama dengan Danantara Indonesia berencana bakal melakukan holding BUMN farmasi PT Bio Farma (Persero). Holding farmasi tersebut yakni menggabungkan PT Indofarma Tbk (INAF), PT Kimia Farma Tbk (KAEF, dan PT Phapros Tbk (PEHA). Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam buka suara terkait dengan rencana holding BUMN farmasi tersebut. Dia menyebut bahwa semua pelaksanaan menunggu intruksi dari PT Bio Farma. Baca Juga: GAMMA: Industri Logam dan Mesin Jadi Kunci Penguatan Manufaktur Nasional
Soal Rencana Holding BUMN Farmasi, Ini Respon Kimia Farma (KAEF)
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Pengelola Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) bersama dengan Danantara Indonesia berencana bakal melakukan holding BUMN farmasi PT Bio Farma (Persero). Holding farmasi tersebut yakni menggabungkan PT Indofarma Tbk (INAF), PT Kimia Farma Tbk (KAEF, dan PT Phapros Tbk (PEHA). Direktur Utama Kimia Farma, Djagad Prakasa Dwialam buka suara terkait dengan rencana holding BUMN farmasi tersebut. Dia menyebut bahwa semua pelaksanaan menunggu intruksi dari PT Bio Farma. Baca Juga: GAMMA: Industri Logam dan Mesin Jadi Kunci Penguatan Manufaktur Nasional