SoftBank cetak laba sebesar S$ 4, 3 miliar



TOKYO. SoftBank Group Corp melaporkan laba kuartalan yang mengalahkan perkiraan analis. Hal tersebut dikarenakan unit bisnis Sprint Corp kembali memperoleh keuntungan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir. SoftBank memperoleh laba operasional mencapai US $ 4,3 miliar atau senilai dengan ¥ 479,3 miliar pada tahun fiskal yang berakhir pada Juni 2017. “Laba yang diperoleh melebihi apa yang diperkirakan, analis sebelumnya memprediksi laba yang diperoleh sebesar ¥ 323,7 miliar,” ujar perseroan, Senin (7/8). Bloomberg melaporkan, adapun penjualan yang diraih SoftBank mencapai ¥ 2,19 triliun. Hal ini sesuai dengan yang diprediksikan. Pendiri SoftBank Masayoshi Son mengandalkan pendapatan dari operasi nirkabel dan telekomunikasi Jepang. Saat ini, Son telah berfokus pada adanya kemungkinan marger dengan Charter Communications Inc, penyedia kabel terbesar kedua di AS. Son juga sedang dalam proses mewujudkan SoftBank Vision Fund senilai US$ 100 miliar dengan pemerintah Arab Saudi, investor Abu Dhabi Mubadala Development Co dan pendukung lainnya untuk mempercepat investasi di startup teknologi di luar negeri “SoftBank sekarang fokus pada Vision Fund dan juga berencana membangun portofolio teknologi,” kata Disaku Masuno, analis Nomura Holdings Inc. Laba bersih sendiri pada periode tersebut adalah ¥ 5,5 miliar, jauh di bawah perkiraan setelah SoftBank melaporkan kerugian terkait derivatif terkait kontrak forward yang melibatkan investasi SoftBank di Alibaba Group Holding Ltd sebesar ¥ 257 miliar. Dalam enam bulan terakhir SoftBank telah berinvestasi dalam bisnis mulai dari ride sharing, co-working dan robotika hingga pertanian. Pada acara tahunan perusahaan Son menggambarkan masa depan di mana jaringan satelit mencakup setiap inci bumi dan satu triliun perangkat yang terhubung ke internet menyebarkan data ke dalam awan.


Editor: Dessy Rosalina