KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai, termasuk di segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Sejumlah produsen otomotif mulai memperluas portofolio produk sekaligus meningkatkan investasi manufaktur lokal untuk memperkuat daya saing di pasar domestik. Salah satunya PT Sokonindo Automobile. Perusahaan dengan merek DFSK itu menyebut, SUV PHEV terbarunya, DFSK E5 Plus, akan diproduksi secara lokal di Indonesia. Model yang rencananya meluncur pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 itu sudah mulai dirakit di fasilitas produksi DFSK di Cikande, Banten. Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengatakan, produksi lokal merupakan bagian dari strategi perusahaan sejak berinvestasi di Indonesia. "Kami investasi dari tahun 2018. Jadi, semua mobil yang kita luncurkan, kita jual di Indonesia, harus produksi di Indonesia," tegas Cing, Senin (15/6).
Sokonindo Mulai Produksi Lokal DFSK E5 Plus di Cikande, Segera Meluncur di GIIAS 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan kendaraan elektrifikasi di Indonesia semakin ramai, termasuk di segmen plug-in hybrid electric vehicle (PHEV). Sejumlah produsen otomotif mulai memperluas portofolio produk sekaligus meningkatkan investasi manufaktur lokal untuk memperkuat daya saing di pasar domestik. Salah satunya PT Sokonindo Automobile. Perusahaan dengan merek DFSK itu menyebut, SUV PHEV terbarunya, DFSK E5 Plus, akan diproduksi secara lokal di Indonesia. Model yang rencananya meluncur pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 itu sudah mulai dirakit di fasilitas produksi DFSK di Cikande, Banten. Direktur Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin mengatakan, produksi lokal merupakan bagian dari strategi perusahaan sejak berinvestasi di Indonesia. "Kami investasi dari tahun 2018. Jadi, semua mobil yang kita luncurkan, kita jual di Indonesia, harus produksi di Indonesia," tegas Cing, Senin (15/6).
TAG: