Solusi Sinergi Digital (WIFI) Aktifkan 3.100 Site Internet Rakyat



 

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) atau yang dikenal dengan Surge telah mengaktifkan lebih dari 3.100 site IRA–Internet Rakyat dalam tujuh bulan. Jaringan tersebut kini menjangkau hingga 3,1 juta rumah tangga di 94 kota dan kabupaten.

Adapun kjaringan IRA–Internet Rakyat yang berbasis teknologi 5G Fixed Wireless Access (FWA) tersebut dibangun dan dioperasikan melalui anak usahanya, yakni PT Telemedia Komunikasi Pratama.


Layanan internet rumah tersebut telah beroperasi secara komersial di wilayah Jawa, Maluku, dan Papua. Dari total wilayah tersebut, sebanyak 18 kota di Pulau Jawa telah memiliki cakupan jaringan penuh.

Direktur Utama & CEO Solusi Sinergi Digital Hendrik Tee mengatakan, pembangunan lebih dari 3.100 site dalam tujuh bulan membutuhkan dukungan tim yang bekerja di berbagai wilayah layanan.

Baca Juga: RI Kehilangan 25% Sumber Minyak Mentah, Metode Berburu Minyak Efektif?

“Kami menargetkan pembangunan jaringan IRA mencapai 5.500 site pada akhir 2026. Untuk Itu, kami akan mempercepat pembangunan jaringan melalui kemitraan strategis dan program Rumah Sahabat IRA,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (8/10). 

Per 6 Oktober 2026, program Rumah Sahabat IRA telah menjangkau lebih dari 9.600 rumah mitra. SURGE menyebut program tersebut menjadi salah satu pendekatan untuk mempercepat perluasan infrastruktur IRA–Internet Rakyat.

Seiring pengembangan jaringan, WIFI juga memperluas saluran penjualan. Sahabat IRA, yang merupakan saluran penjualan berbasis komunitas, kini memiliki lebih dari 6.200 mitra terdaftar untuk memperluas jangkauan layanan kepada calon pelanggan.

Hendrik menyampaikan manajemen Surga optimistis dapat mencapai lebih dari 3 juta rumah tangga yang terhubung melalui IRA–Internet Rakyat dan Starlite, layanan internet berbasis Fiber-to-the-Home (FTTH), pada akhir 2026.

“Cakupan jaringan hanya akan memberikan manfaat nyata ketika keluarga dapat terhubung dengan layanan internet. Kami membangun jaringan dan saluran penjualan secara bersamaan, dan untuk sisa tahun ini, fokus kami adalah pada pelaksanaan,” tuturnya. 

Rencana pengembangan IRA–Internet Rakyat dan Starlite tetap berjalan sesuai rencana. SURGE juga menegaskan perusahaan masih berada pada jalur yang sesuai untuk mencapai target pembangunan 5.500 site hingga akhir 2026.

Baca Juga: Henkel Perkuat Ekosistem Teknologi Perakitan Manufaktur Alat Medis

Di sisi lain, Hendrik memastikan pengunduran diri Hashim S. Djojohadikusumo dari posisi Komisaris Utama tidak berdampak material terhadap kinerja, kondisi keuangan, kedudukan hukum, maupun strategi bisnis perusahaan.

Dia menyampaikan apresiasi kepada Hashim atas arahan dan pengawasan selama menjabat Komisaris Utama sejak Juni 2026. Periode tersebut bertepatan dengan ekspansi IRA–Internet Rakyat hingga mencapai lebih dari 3.100 site.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News