Sompo Syariah Optimalkan Kolaborasi dengan Induk Usaha untuk Mendorong Kinerja



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Sompo Insurance Indonesia (Sompo Indonesia) menyampaikan PT Sompo Insurance Sharia (Sompo Syariah) resmi beroperasi sebagai entitas asuransi umum syariah sesuai dengan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Asal tahu saja, Sompo Syariah resmi beroperasi usai resmi melakukan spin off atau pemisahan dan mendapatkan izin usaha dari OJK berdasarkan Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan nomor KEP-64/D.05/2026 per 7 Agustus 2026. Adapun sebelumnya PT Sompo Insurance Sharia sebelumnya merupakan unit usaha syariah di PT Sompo Insurance Indonesia.

Sompo Syariah menyampaikan akan menerapkan sejumlah strategi guna mengoptimalkan potensi pangsa pasar syariah di tengah munculnya perusahaan asuransi syariah lain. Direktur Utama Sompo Syariah Ratna Indrayani mengatakan pada dasarnya Sompo Syariah tentunya menjalankan bisnis berbasis pada ta'awun yang berlandaskan azas tolong-menolong.


Baca Juga: BRI Life Luncurkan Asuransi Corporate Eazy (Cozy), Ini Manfaatnya

Selain itu, Ratna menyebut ada sejumlah perbedaan yang dimiliki Sompo Syariah dengan perusahaan asuransi syariah lainnya. Dia bilang Sompo Syariah memiliki keuntungan dalam menjalankan operasional karena ditopang perusahaan induk yang sudah kuat secara fondasi.

Ratna juga menyebut Sompo Syariah yang mana bagian dari Sompo Insurance Indonesia sudah mengetahui pasar dalam negeri sejak 51 tahun yang lalu. Dari hal itu, dia bilang Sompo Syariah juga telah belajar mendalami pasar syariah sejak 2017.

"Sompo Syariah punya pengalaman mengetahui tentang lokal Indonesia sejak 51 tahun yang lalu. Sejak 2017, kami sudah mulai belajar. Kami sudah berinteraksi dengan market dan tahu pasar, serta tahu partner-partner yang kami bisa berkembang bersama. Jadi, keuntungan kami adalah fondasi yang cukup kuat 130 tahun," kata dia, belum lama ini.

Berdasarkan kelebihan tersebut, Ratna optimistis pihaknya bisa mengoptimalkan potensi pasar syariah di Indonesia. Dia bilang partner-partner yang sudah bekerja sama dengan perusahaan juga sudah sangat berkembang saat ini.

"Jadi, kami yakin mereka bertumbuh itu juga membuat kami mempunyai pembeda daripada perusahaan lain yang baru memulai," ungkap Ratna.

Baca Juga: IFG Life Perkuat Layanan dan Perluas Akses Proteksi

Sementara itu, Ratna menerangkan kehadiran Sompo Syariah bukan hanya kewajiban dari regulator, melainkan juga melihat potensi perkembangan pasar syariah di Indonesia. Selain itu, Sompo Syariah juga melihat ekosistem syariah di Indonesia sudah sangat terbentuk. Dia bilang pemerintah sudah meluncurkan beberapa program, termasuk roadmap untuk ekosistem syariah sampai 2030.

"Setelah berjalan dari 2017, kami melihat perkembangannya di Indonesia. Hal itu menjadi momentum yang sangat tepat menurut kami," kata Ratna.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News